Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pangkalan Kerinci Masih Butuh 50 Posyandu Lagi
PELITARIAU, Kerinci - Tidak diragukan lagi besarnya peran Posyandu bagi kesehatan masyarakat, terutama ibu hamil dan balita. Hanya saja keberadaan Posyandu masih sangat minim untuk ukuran Pangkalan Kerinci, sebagai ibu kota Kabupaten Pelalawan.
Setidaknya, masih dibutuhkan 50 Posyandu lagi dari 30 Posyandu yang sudah ada. Untuk itu, guna meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat khususnya kecamatan Pangkalan Kerinci, pihaknya mengharapkan adanya penambahan posyandu dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan.
"Target kita Kecamatan Pangkalan Kerinci harus ada dan aktif 80 Posyandu, tapi saat ini baru terealisasi 30 Posyandu saja. Jadi, ada sekitar 50 Posyandu lagi yang perlu penambahan lagi untuk melayani masyarakat, maka kita sangat mengharapkan adanya penambahan posyandu dari pemerintah kabupaten (Pemkab) Pelalawan," terang Kepala Puskesmas Berseri Pangkalan Kerinci Drg Erlinda pada media ini, Minggu (28/12) di Pangkalan Kerinci.
Erlinda mengatakan bahwa saat ini ada sekitar 10 ribu balita yang menjadi program Posyandu yang seharusnya idealnya sebuah posyandu melayani 100 bayi balita. Namun, dengan kekurangan yang ada saat ini, menyebabkan program Posyandu tersebut belum dapat tercapai akibat masih belum
maksimalnya pelayanan dari posyandu yang ideal.
Disinggung terkait kendala yang dialami pihaknya, dokter gigi yang akrab disapa Olin ini menjelaskan, bahwa saat ini peran serta masyarakat untuk menyediakan tempat pelaksanaan sarana fasilitas dinilai masih sangat kurang.
"Tentunya kami dari Puskesmas yang siap melakukan pelatihan kader lainnya berharap peran serta masyarakat. Untuk itu, para warga, RT dan RW agar dapat menyediakan fasilitas tempat Posyandu ini, meski hanya di teras rumah misalnya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan Posyandu melayani ibu hamil dan balita," paparnya.
Dan yang paling terpenting, sambung Olin, tentunya sangat diharapkan adanya kaum hawa khususnya para ibu-ibu yang secara sukarela dapat menjadi kader Posyandu.
"Kader ini kan tidak digaji atau masuk dalam kategori tenaga kerja sukarela (TKS), namun sangat besar harapan kami ada ibu-ibu secara sukarela menjadi kader, kan tugasnya juga sangat mulia. Dan kita juga pastinya selalu menyediakan tenaga kesehatan untuk membimbing dan melatih para
kader Posyandu ini dalam melaksanakan tugasnya," ujarnya.
(kor. htl)
Editorial: rio ahmad
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









