Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Pimpinan DPRD Inhu: Saya Merinding Saat Menyaksikan Dodi Baca Puisi di Munas JMSI
PELITARIAU, Pekanbaru - Penampilan ketua komisi II DPRD Indragiri hulu (Inhu) Dodi Irawan, SHi saat membaca puisi dengan judul "Bukan Melayu Hilang di Bumi" berhasil memukau seluruh peserta Musyawarah nasional (Munas) I Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) secara virtual yang dipusatkan di Pekanbaru- Riau Senin (29/6/2020) di ruang multimedia Mall MPP Pekanbaru.
Dodi Irawan yang mendapat julukan Filosof Alkindi Muda Indragiri ini, diundang secara khusus oleh panitia Munas I JMSI, untuk membacakan puisi yang ditulisnya dan dibacakan pada saat pembukaan Munas JMSI secara virtual.
Selain Dodi Irawan yang menjabat ketua fraksi PKB DPRD Inhu, penulis puisi "Kong x Kong, Resah Panjang Untuk Tuan Presiden Jokowi Datuk Sri Setia Amanah Negara" yang viral di Indonesia ini undang membaca puisi di Munas I JMSI, pimpinan DPRD Inhu H Suwardi Ritonga SE juga diundang khusus hadir secara fisik menyaksikan berlangsungnya Munas JMSI.
"Merinding saya menyaksikan Dodi baca puisi tadi, saat menyaksikan langsung dan mendengar suara Dodi membaca puisi, badan saya terasa ringan," kata Suwardi Ritonga yang merupakan unsur pimpinan menjabat wakil Ketua DPRD Inhu ini usai menghadiri Munas I JMSI secara virtual kemarin.
Pernyataan lain juga disampaikan oleh wartawan-penyair nasional asal Riau, Dheni Kurnia, yang juga ketua JMSI Provinsi Riau, menurutnya Dodi Irawan anggota DPRD Inhu diundang hadir dalam Munas I JMSI untuk membacakan puisi lain, selain puisi Kong x Kong.
"Saya cakap ke Dodi kemarin, puisi Kong x Kong itu sudah viral, baca puisi lain aja di Munas JMSI, ternyata puisi yang dibacanya dengan judul "Bukan Melayu Hilang di Bumi" benar-benar memukau," kata Dheni Kurnia, satu dari puluhan buku yang ditulisnya adalah "Olang2 Puisi dan Mantra Talang Mamak".
Dheni Kurnia juga mendapat tanggapan rekan penyairnya dari luar negeri, tentang tampilnya anggota DPRD Inhu membaca puisi di Munas I JMSI. "Nanti kalau ada kegiatan baca puisi di luar negeri, kawan-kawan penyair seniman dari luar negeri mau mengundang Dodi Irawan juga," ujar Dheni.
Semantara itu, Dodi Irawan yang ditanyai wartawan usai membaca puisi, menurutnya, menulis dan membacakan puisinya adalah cara lain untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat dari luar gedung DPRD, atau cara lain dari regulasi yang ada di DPRD sebagai wakil rakyat.
"Puisi adalah cara orang melayu menyampaikan pesan bersindir dan berkias yang santun dalam menyampaikan pendapat, saat ini saya sedang menulis buku 99 puisi saya," ujar Dodi Irawan alumni Pondok pesantren Khairul Umah tahun 2000. **Prc
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.









