Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Masih Fluktuatif, Alasan Pemerintah Tak Mau Turunkan Harga BBM
PELITARIAU, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Arifin Tasrif masih enggan menurunkan harga bahan bakar minyak. Padahal, harga minyak mentah dunia kini kian menurun.
Menurut Arifin, meskipun harga minyak mentah turun, grafiknya masih belum stabil.
Karena harga minyak internasional yang masih fluktuatif, membuat pemerintah tetap mempertahankan harga BBM yang kekinian sudah diterapkan.
"Pemerintah masih menjaga harga (BBM) tetap karena harga minyak dunia dan kurs masih tidak stabil serta dapat turun," ujar Arifin dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, di Jakarta, Senin (4/5/2020).
Selain itu, Arifin juga memperkirakan harga minyak mentah dunia juga akan kembali naik pada akhir tahun 2020.
Untuk diketahui, harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI), patokan Amerika Serikat, turun sebanyaknya menjadi 18,32 dolar AS per barel dan menyusut 1,46 dolar AS, atau 7,6 persen menjadi 18,27 dolar AS per barel. Kontrak WTI melambung 17 persen minggu lalu.
Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah berjangka Brent, melemah 90 sen, atau 3,4 persen, menjadi USD 25,54 per barel, setelah menyentuh tingkat terendah USD 25,53 per barel.
"Kami perkirakan harga rebound 40 dolar AS barel di akhir tahun. Oleh karena itu, kami masih mencermati perkembangan harga minyak mentah terutama di Mei dan Juni ini," jelas Arifin.
Arifin menambahkan, pada tahun ini pemerintah juga telah menurunkan harga BBM pada Jenis BBM Umum (JBU) sebanyak dua kali.
"Penurunannya, pada bulan Januari dan Februari, dengan tingkat penurunan yang cukup signifikan di bulan Januari pada kisaran Rp 300 per liter - Rp 1.750 per liter, dan bulan Februari pada kisaran Rp 50 per liter - Rp 300 per liter," kata Arifin. **prc4
sumber: suara.com
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









