Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Imbas Virus Corona, Ussy Sulistiawaty Rugi Besar karena Restorannya Tutup
PELITARIAU, Jakarta - Penyanyi Ussy Sulistiawaty turut menerapkan imbauan pemerintah untuk melakukan pengelompokan sosial atau menjauhi keramaian dan tetap di rumah. Hal itu dilakukan untuk mengurangi penyebaran virus corona yang menyebabkan penyakit COVID-19 di Tanah Air.
Tak lama setelah keberadaan itu, perempuan membuka 39 tahun ini juga menutup tiga restoran miliknya. Para karyawannya pun dirumahkan.
“Asal, pas ada yang dari Depok pertama kali (positif COVID-19) itu, langsung mal sepi semua, kita mulai takut keluar,” ucap Ussy saat dihubungi via sambungan telepon, Kamis (2/4).
“Dari situ, sampai akhirnya yang ada pengumuman kita WFH (work from home), sekitar tiga harian, (restoran) sudah langsung aku tutup,” sambungnya.
Meski karyawannya dirumahkan, istri Andhika Pratama ini mengatakan bahwa dia akan tetap memberi gaji kepada mereka.
“Ya, iyalah, pasti (kasih gaji). Ya, kalau gaji di bulan ini pastilah, karena itu 'kan sudah haknya. Tinggal gimana ke depannya harus diomongin lagi,” ujar Ussy Sulistiawaty.
Kondisi tersebut membuat Ussy mengalami kerugian. Hanya saja, dia enggan menyebutkan nominalnya. Sebab, membuka jumlah kerugian di depan publik tidak akan menolong.
“Pasti rugi banyak, rugi besar. Cuma, balik lagi, kita mau koar-koar bilang kita rugi, apa yang mau kita dapat kalau koar-koar doang? Sekarang, gimana kita bertahan, di rumah juga 'kan punya karyawan, enggak sedikit,” katanya.
Tak hanya itu, saat ini pekerjaan Ussy dan sang suami di dunia hiburan pun banyak yang jadwalnya dimundurkan, entah sampai kapan. Mulai dari iklan, acara off air, hingga program televisi.
Hal tersebut membuat pemasukan mereka berkurang. Maka dari itu, kini mereka bertahan hidup dengan mengandalkan tabungan yang mereka punya.
“Sekarang kita bertahan hidupnya dari tabungan saja yang ada. Gimana lagi soalnya, enggak bisa ngeluh, kita enggak boleh ngeluh, kalau ngeluh, di bawah kita masih banyak yang lebih susah,” pungkas Ussy Sulistiawaty. **prc4
sumber: kumparan
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









