Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Harga Emas Turun Rp 2.000 per Gram
PELITARIAU, - Amerika Serikat (AS) memenangkan kembali sosial karena harus menentang penularan Covid-19 membuat harga emas dunia kembali naik.
Kekayaan ini mendorong para penanam modal untuk kembali memburu aset investasi untung rendah seperti emas.
Mengutip laman Reuters, harga emas di pasar naik 0,1 persen menjadi USD 1,618 per ons pada pukul 01,37 WIB, Selasa (31/3). Sedangkan, emas. Sementara Amerika ditutup 0,2 persen lebih rendah menjadi USD 1,622 per ounce.
Logam mulia tersebut sukses mencatatkan kenaikan harga kuartalan sebesar 6,8 persen atau peningkatan keenam berturut-turut. Bahkan bersiap untuk mengakhiri bulan volatile ini dengan 2,2 persen lebih tinggi.
Sementara itu, Kepala Dana Moneter Internasional sempat mengatakan, virus Covid-19 tersebut dapat mendorong perekonomian global ke jurang resesi.
Karena itu, semua negara harus menyiapkan anggaran yang sangat besar untuk menghindari gelombang kebangkrutan dan gagal bayar utang negara berkembang.
“Resesi akibat Covid-19 pada ekonomi global menunjukkan investor cenderung terus mencari perlindungan dalam emas,” kata Analis BNP Paribas dalam catatannya.
Pihaknya pun memperkirakan, permintaan emas tetap kuat. Setidaknya sampai kondisi ekonomi stabil dan prospek mulai membaik mengikuti langkah-langkah stimulus yang belum pernah dilakukan oleh pemerintah dan bank sentral.
Terlebih, indeks dolar AS menguat terhadap rival utamanya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sementara, logam mulia lainnya seperti palladium melambung 1,7 persen menjadi USD 2.308 per ounce, platinum anjlok 3,4 persen menjadi USD 716 per ounce, dan perak tergelincir 3,8 persen menjadi USD 13,91 per ounce.
Sedangkan harga emas yang dijual PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) turun Rp 2.000 setelah mencetak rekor tertingginya kemarin Senin (30/3). Hari ini harga jualnya menjadi Rp 924.000 per gram, sedangkan harga buyback turun Rp 3.000 menjadi Rp 832.000 per gram. **prc4
sumber: pojoksatu.id
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









