Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Lionel Messi Belum Jadi Juara Dunia, Sepak Bola Tidak Adil?
PELITARIAU - Kiper Argentina, Oscar Ustari, menegaskan bahwa sepak bola bakal sangat tidak adil jika Lionel Messi tidak mendapatkan kesempatan untuk jadi juara dunia sebelum kariernya berakhir. Sebagai pemain terbaik di dunia, Messi seharusnya juga jadi juara dunia.
Sebagai pemain yang disebut terbaik sepanjang masa, Messi punya satu utang besar untuk publik Argentina. Dia begitu sukses di level klub bersama Barcelona, tapi tidak bisa memberikan yang sama untuk negaranya.
Hal inilah yang membuat Messi tidak benar-benar mendapatkan dukungan penuh publik Argentina. Dia justru lebih sering dikecam, khususnya setelah hanya bisa jadi runner-up Piala Dunia 2014 serta Copa America 2015 dan 2016, seperti dilansir bola.net, Jumat (27/03/2020).
Messi sempat beberapa kali memutuskan gantung sepatu dari tim nasional, tapi pada akhirnya dia tetap kembali untuk membantu. Kini, sebelum pensiun, kesempatan terbaik Messi ada pada Piala Dunia 2022 mendatang.
Ustari yakin Messi harus jadi juara dunia pada kesempatan tersebut. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tidak Adil
Terakhir, Messi gagal berbuat banyak pada Piala Dunia 2018 lalu, Argentina bahkan nyaris gagal lolos dari fase grup. Kegagalan inilah yang membuat Messi sangat kecewa, khususnya karena merasa mengecewakan banyak orang.
Ustari, yang bermain bersama Messi pada Olimpiade 2008, meyakini bahwa sang superstar harus merasakan trofi Piala Dunia sekali saja sebelum benar-benar pensiun.
"Saya sangat yakin bahwa jika Messi tidak mendapatkan kesempatan jadi juara dunia, sepak bola bakal sangat tidak adil," buka Ustari kepada Radio Mitre via Goal internasional.
Tidak Masuk Akal
Dia tahu kegagalan Messi di level internasional telah membuat kemampuannya diragukan. Namun, Ustari menegaskan bahwa meragukan kemampuan La Pulga sungguh tidak masuk akal. Messi tetaplah Messi, entah di level klub atau bersama timnas.
"Meragukan Messi itu tidak masuk akal. Situasi bisa berjalan baik atau tidak, tapi saya tegaskan pada Anda bahwa saya pernah melihat dia menangis seperti anak kecil karena apa yang terjadi di tim nasional," sambung Ustari.
"Sangat sulit berada di posisinya. Saya ingat Copa America 2011, saya pulih dari cedera lutut, dan ketika mereka kalah, saya pergi menemui Messi di Ezeiza dan menjumpai dia seperti yang tidak pernah saya lihat sebelumnya, benar-benar putus asa," pungkasnya. **Prc1
Sumber: Radio Mitre, Goal
Open Turnamen Pengalihan Cup III 2026 Resmi Dibuka, 59 Klub Siap Perebutkan Gelar Juara
PELITARIAU, Inhil - Open Turnamen Sepak Bola Pengalihan Cup III Tahun 2026 Jumat.
Nabil FC Berhasil Maju Babak Selanjutnya Setelah Mengalahkan PSC Young Abadi
PELITARIAU, Pelalawan - Tim Nabil FC lolos keputaran selanjutnya piala Gubernur .
Pemprov Riau Dukungan Penuh, Fasilitas GOR Remaja Jadi Pusat Kejuaraan Taekwondo
PELITARIAU, PEKANBARU - Pengurus Provinsi Taekwondo Indonesia (TI) Riau kem.
32 Tim Ramaikan Turnamen Futsal Piala SAPMA IPK Cup I Bengkalis
PELITARIAU, BENGKALIS – Sebanyak 32 tim dipastikan ambil bagian dalam Turnamen.
Dispora Riau Dorong Pembinaan Atlet Lewat Turnamen Desa
PELITARIAU, Kampar — Gubernur Riau yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kepemud.
4 Tahun Vakum, Bupati Cup Karta IPK Desa Kuala Kilan Kembali Digelar Meriah
PELITARIAU, Inhu – Setelah sempat vakum selama empat tahun akibat pandemi Covi.









