• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1112 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2397 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2766 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5323 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2436 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kepulauan Meranti

Masrul Kasmy Harap Perusahaan di Meranti Mampu Berdayakan Suku Pedalaman

Herman

Kamis, 31 Oktober 2019 12:41:43 WIB
Cetak
Masrul Kasmy Harap Perusahaan di Meranti  Mampu Berdayakan Suku Pedalaman
H Masrul Kasmy Msi karo kesra setda Prov riau

PELITARIAU, Pekanbaru - Pemerintah Daerah Provinsi Riau melalui Dinas Sosial ingin mewujudkan Komunitas Adat Terpencil(KAT) yang mandiri dan sejahtera dalam berbagai aspek kehidupan dan penghidupan. 

Upaya Pemberdayaan tersebut, mencakup aspek sosial budaya, ekonomi, politik dan pengembangan kemandirian, agar kehidupan mereka tidak tertinggal,Ungkap H Masrul Kasmy Msi karo kesra setda Prov riau.Kamis(31/10/19) di Grend Zuri Hotel.  

Mengingat,Derasnya arus informasi yang disertai denga kemajuan teknologi dan pengaruh globalisasi,di akui atau tidak telah menyebabkan warga masyarakat Komunitas Adar Terpencil menjadl semakim tertinggal, bahkan termarginalkan. 

 Kompleksitas permasalahan yang dihadapl oleh warga KAT menyangkut berbagai aspek kehidupan dan penghidupannya,Sehingga persoalan ini menjadi perhatian serius pemerintah provinsi riau dan perlu diambil langkah-Iangkah strategi untuk meningkatkan taraf Kesejahteraan sosial mereka.Tambah H Masrul. 

Langkah-langkah dimaksud untuk mengantisipasi agar pengaruh globalisasi dapat berdampak positif, tidak merusak tatanan Kehidupan dan nilai-nilai kearifan Lokal yang ada. Secara kongkrit, Langkah-langkah antisipasi dapat dilakukan melalui koordinasi lintas Sektoral (instansi terkait). Ungkap Masrul Kasmy mantan wakil bupati kepulauan meranti periode pertama itu.

Dari sekian banyak cara,Adalah peran serta perusahaan melalui CSR terhadap Pemberdayaan Masyarakat KAT di sekitar daerah operasinya. Persoalan KAT tidak semata keterpengqilan, tetapi juga terkait dengan kemiskinan, hak asasu manusna, ketersediaan kebutuhan dasar, isu marjinalisasi,mampu melakukan perubahan sosial dengan mem berdayakan segala potensi dan sumber yang terdapat di Iingkungannya. Oleh karena itu, melalui kegiatan ini diharapkan langkah kongkret.

Sehingga terciptanya kesamaan persepsi dalam usaha pemberdayaan KAT, mulai dari tahap perencanaan, Persiapan pemberdayaan, Pelaksanaan hingga terminasi (pengendalian / monitoring dan evaluasi),terselenggaranya informasi, Koordinasi, konsultasi dan komunikasi antara instansi terkait Dalam pemberdayaan KAT, berkembangnya pranata sosial yang berkaitan dengan Iingkungan sosial KAT,berkembangnya kehidupan dan Penghidupan sosial ekonomi di lokasi pemukiman sosial KAT. 

Sehingga terciptanya kesamaan persepsi dalam usaha pemberdayaan KAT, mulai dari tahap perencanaan, Persiapan pemberdayaan, Pelaksanaan hingga terminasi (pengendalian / monitoring dan evaluasi),erselenggaranya informasi, Koordinasi, konsultasi dan komunikasi antara instansi terkait Dalam pemberdayaan KAT,Berkembangnya pranata sosial yang berkaitan dengan lingkungan sosial KAT.,Berkembangnya kehidupan dan Penghidupan sosial ekonomi di lokasi pemukiman sosial KAT. 

Hal ini ditujukan untuk memastikan bahwa praktik bisnisnya tidak menyebabkan ekslusi sosial pada masyarakat di sekitarnya. Lebih jauh lagi, perusahaan bertanggung jawab untuk meminimalisasi dampak~ dampak negatif terhadap lingkungan flsik dan sosial di sekitar wilayah operasinya.

 Pada saat bersamaan, usaha tersebut harus diiringi oleh pengawasan dari Pemerintah sebagai pihak yang menjamin bahwa kehadiran pihak swasta dapat membawa keuntungan bagi masyarakat sekitar. 

Dalam upaya mensukseskan Program Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil, Pemerintah Daerah Provinsi Riau sedang menghadapi berbagai keterbatasan, diantaranya adalah aspek pembiayaan serta penyebaran dan perluasan informasi, maka melalui pertemuan ini, kami ingin sampaikan beberapa hal. 

Kita mengetahui bahwa Masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) yang ada di Provinsi Riau saat ini tersebar di beberapa Kabupaten diantaranya2 Kabupaten Kepulauan Meranti, Kabupaten IndragIrIHilir, Kabupaten Pelalawan, Kabupaten Bengkalis, Kabupaten Indragiri Hulu dan Kabupaten Rokan Hulu. 

Pemberdayaan Komunitas Adat Terpencil (KAT) merupakan salah satu fokus penting Pemerintah. Sebab sebagai warganegara, mereka berhak mendapatkan hak-hak mereka seperti warga negara Indonesia Iainnya dan semuanya ini membutuhkan perhatian dari kita, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah untuk meningkatkan kesejahteraannya. 

Secara Kuantitatif, Populasi KAT tersebut bila tidak ditangani serius, dikhawatirkan akan berimplikasi pada munculnya kerawanan sosial yang berskala lokal, regional dan nasional, seperti terganggunya pelestarian lingkungan, pengentasan kemiskinan yang stagnan dan ancaman instabilitas keamanan nasional. Untuk itu, penanganan KAT melalui berbagai program pemberdayaan menjadi penting dan menuntut kesungguhan semua pihak, terutama Pemerintah Daerah, baik Provinsi maupun Kabupaten. 

Salah satu cara yang bisa dilakukan Pemerintah yaitu dengan memastikan bahwa pihak swasta turut memberikan kontribusi pembangunan. Melalui platform CSR. Peran perusahaan.

Karena,Mreka benar-benar tergantung pada kemurahan aIat. Mereka belum mengenal cara bercocok tanam atau beternak, belum juga mengetahui cara menyiapkan pola makanan jika hasil hutan menipis atau langka.

 Jalan satu-satunya adalah berkelana untuk mendapatkan sumber makanan yang memadai. Dari sisi kehidupan Sosial mereka masih tertutup dan tidak terlalu mengenal dunia luar,tinggal jauh dari perkotaan yang umumnya sulit dijangkau ini adalah ciri yang melekat pada komunitas ini.

Pada intinya pemberdayaan KAT bertujuan mewujudkan perlindungan hak sebagai warga negara. pemenuhan kebutuhan dasar, integrasi KAT dengan sistem sosia| yang Iebih luas, dan kemandirian sebagai warga negara. Dari sisi program pun, KAT telah ditempatkan sebagai saIah satu program prioritas nasional. 

Pemberdayaan KAT bukanlah hal mudah. Persebaran populasi yang sulit dilacak akibat lokasi yang terpenci| dan po|a hidup nomadik, populasi yang sulit didata, biaya yang mahal dalam penjangkauan dan penyediaan kebutuhan dasar, antara |ain adalah faktorfaktor yang menjadi kendala penanganan. Dalam pelaksanaan program pemberdayaan, regulasi yang ketat harus diperhitungkan misalnya status Iahan tempat tinggal, kelayakan permukiman untuk kehidupan dan penghidupan ke depan. 

Pemberdayaan Masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT) merupakan tugas dan fungsi pada Dinas Sosial Provinsi dan Kabupaten/Kota. Berkaitan dengan itu, diselenggarakan program dan kegiatankegiatan, baik yang berkaitan dengan sumber daya. **



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan

Ahad, 05 Juli 2026 - 11:16:12 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung program sw.

Riau Raya

Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi

Sabtu, 04 Juli 2026 - 19:34:38 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.

Riau Raya

Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional

Sabtu, 04 Juli 2026 - 15:12:50 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba

Sabtu, 04 Juli 2026 - 13:50:02 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.

Riau Raya

Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti

Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:59:52 WIB

PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.

Riau Raya

Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari

Sabtu, 04 Juli 2026 - 12:47:22 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.

Terkini

  • +INDEX
Dukung Swasembada Pangan, Polsek Senapelan Sambangi Pedagang Sembako di Padang Bulan
05 Juli 2026
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
04 Juli 2026
Melihat Bhabinkamtibmas Polsek Batang Cenaku Rutin Dampingi Peternak Ikan
04 Juli 2026
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
04 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
04 Juli 2026
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
04 Juli 2026
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
04 Juli 2026
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
04 Juli 2026
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
  • 2 Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
  • 3 Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
  • 4 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 5 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 6 Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
  • 7 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved