Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bahaya Kabut Asap, Dompet Dhuafa Riau Unit Inhil Bagikan 550 Lembar Masker Gratis
PELITARIAU, Inhil - Perubahan Iklim, tengah menjadi isu yang hangat diperbicangkan oleh para Aktivis lingkungan maupun kaum muda milineal di Riau khususnya di Kabupaten Indragiri hilir (Inhil). Bahaya tentang Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang memicu munculnya kabut asap diangkat diberbagai media massa,
Kepala Perwakilan Dompet Dhuafa Riau unit Kabupaten Inhil, Redovan Jamil SPd menjelaskan bencana kebakaran lahan sulit untuk terelakan, hal tersebut akibat dari luasnya hutan gambut di Riau. Namun upaya-upaya yang kita lakukan sebagai masyarakat adalah jangan membakar secara sembarangan. Apalagi setelah membakar tidak menjaga api atau ditinggalkan begitu saja.
"Karhutla mengakibatkan munculnya debu asap menyelimuti Riau khususnya wilayah Inhil. Untuk mencegah terjadinya penyakit akibat asap diharapkan masyarakat menggunakan masker saat beraktifas diluar rumah," ujar Redovan kepada PELITARIAU.com Jumat (13/9/2019) usai membagikan ribuan masker kepada masyarakat Inhil.
Penggunaan masker harapnya, agar masyarakat, khususnya anak-anak tidak terjangkit penyakit ISPU yang ditimbulkan dari asap lahan terbakar.
Dompet Dhuafa Riau terlihat melakukan pembagian masker di beberapa titik keramaian di Inhil. Diantaranya terlihat Dompet Dhuafa Riau terlihat melakukan pembagian masker di lampu merah jalan M Boya, Batang Tuaka, Depan BNI, Pasar, dan pelabuhan belakang Beacukai. Total masker yang dibagikan ke masyarakat secara gratis berjumlah 550 lembar.
Upaya-upaya yang dilakukan Dompet Dhuafa Riau adalah bentuk peduli terhadap bencana kabut asap yang menyelimuti Riau beberapa minggu terakhir ini. Agar masyarakat terhindar dari penyakit (ISPA) infeksi yang disebabkan oleh virus yang menyerang hidung, trakea (pipa pernapasan,red), atau paru-paru.
Karena belakangan ini Riau khususnya Inhil sudah dinyatakan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) sudah berstatus berbahaya atau tidak baik lagi untuk pernapasan. **Wahyu
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









