Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Karyawan Mogok Kerja, Pemegang Saham Perkebunan Sawit PT SRK Ngaku Merugi
PELITARIAU, Inhu - General Manajer (GM) kebun kelapa sawit PT Mentari Group regional Riau selaku pemegang saham PT Sinar Reksa Kencana (PT SRK) Willy Sirait, mengaku merugi, pasalnya pekerja kebunnya di Kecamatan Rakit Kulim Jumat (26/7/2019) melakukan aksi mogok kerja.
Selain buruh panen yang melakukan mogok kerja, karyawan serta staf kebun, Asisten kebun (Askep) serta menejer kebun juga ikut melakukan aksi mogok kerja menuntut hak dan kewajiban perusahan terhadap karyawan.
"Dampak dari aksi mogok kerja karyawan itu tidak saja hanya merugikan perusahan, tapi turut merugikan koperasi mitra perusahaan," kata Willy Sirait, Jumat (26/7/2019) seraya mengatakan aksi mogok buruh kebun dan staff bukan dilokasi kebun PT SRK Peranap namun mogok kerja karyawan di area kebun SRK Rakit Kulim.
Willy menyesalkan aksi mogok kerja yang digelar sekelompok buruh kebun PT SRK Rakit Kulim dimotori staff perusahaan dan pimpinan kebun. "Kerugian perusahaan akibat aksi mogok kerja antara lain mengganggu rotasi perawatan kebun dan produksi. Sekarang ini banyak buah terlambat panen bahkan restan yang belum diangkut," kata Willy Sirait yang pernah bekerja sebagai Manager pabrik dan kebun PT Mentari Group.
Namun demikian, kata Willy, mediasi tentang status dan legalitas para tenaga kerja akan diselesaikan paling lambat pada Selasa pekan depan oleh. "Besok juga ada rapat antara petani dengan perusahaan," sambung Willy.
Terkait aksi mogok kerja yang diduga didalangi Manajaman setingkat staff, tidak ditolerir. "Nampaknya pimpinan lebih memilih mau cuci gudang, khususnya setingkat Staff," paparnya.
Terpisah Wakil Ketua Koperasi Kuantan Tenang Makmur, Dul Harsono alias Bujang ikut mengecam aksi mogok kerja buruh kebun PT SRK Rakit Kulim "Kami anggota koperasi selaku mitra kerja perusahaan sebanyak 131 KK merasa dirugikan. Sebab hasil panen menurun dan banyak restan yang belum diangkut dan dikuatirkan membusuk," kata Bujang kepada wartawan.
Sebelumnya Kadisnaker Pemkab Inhu Endang Muliyanto membenarkan menerina surat pemberitahuan aksi mogok dari Estate Manager kebun PT SRK Baharudin Gurning dan Askep kebun Agus Suryoko.
Surat pemberitahuan aksi mogok tersebut menuntut hak dan kewajiban perusahan pasca akuisisi saham. **Prc2
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki
PELITARIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas atasi banjir tahu.
WaliKota Paisal Sambut Kapolres Baru Dumai, Dengan Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar
PELITARIAU, DUMAI – Tradisi adat Melayu kembali mewarnai proses serah terima j.
Temui Wamenaker RI, Wabup Muzamil Bahas Peningkatan Mutu BLK dan Tenaga Kerja Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM, MM, .
Reses di RW 09 Perhentian Marpoyan, Fikry Raihan Ramadhana Serap Aspirasi Warga Soal Ekonomi dan Infrastruktur
PELITARIAU PEKANBARU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kot.
Plt Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkomitmen me.
Polda Riau Gelar Apel Pasukan, 2.438 Personel Siap Amankan Riau Bhayangkara Run 2026
PELITARIAU, Pekanbaru – Sebanyak 2.438 personel gabungan dikerahkan dalam peng.









