DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Pemkab Kuansing Promosikan Pacu Jalur di Kota Bukittinggi

Editor :Levis Kamis,18 Juli 2019 | 11:09:05 WIB
Pemkab Kuansing Promosikan Pacu Jalur di Kota Bukittinggi Ket Foto :

PELITARIAU, Kuansing - Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) promosikan pariwisata Kuansing ke Kota Bukit Tinggi pada, Jumat malam (12/07/2019) di Hotel Novotel Bukit Tinggi.

Salah satu penekanan pariwisata yang dipromosikan adalah pacu jalur. Promosi yang dikemas dalam bentuk lounching pariwisata Kuantan Singingi yang ditaja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kuansing ini diharapkan bisa mendongkrak jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Kuansing, khususnya wisatawan asing.

Kegiatan ini dihadiri Wabup Kuansing, H Halim, Wakil Walikota Bukittinggi, Irwandi Ketua Tim Penggerak PKK sekaligus ketua Dekranasda Kuansing, Emi Safitri Mursini, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kuansing, Indra Suandi  beserta jajaran, pengurus Dekranasda Kuansing dan para pengusaha yang bergerak di bidang kepariwisataan yang ada di Kota Bukit Tinggi.

"Kami ingin membawa turis asing ke Kabupaten Kuansing. Oleh karena itu kami juga ingin belajar ke Bukittinggi, bagaimana cara membawa turis mancanegara," ujar Wakil Bupati  Kuansing H Halim.

Wabup mengatakan, untuk penyelenggaraan event pacu jalur, saat ini peserta Pacu Jalur masih mayoritas berasal dari daerah Riau dan diharapkan tahun-tahun berikutnya bisa diikuti oleh peserta dari mancanegara.

"Mungkin tahun depan kami akan undang atlet mancanegara, atau membuat terobosan baru agar atlet dari luar negeri bisa mengikuti kegiatan ini," ulasnya.

Tambah Wabup, event Pacu Jalur merupakan tradisi yang sudah berjalan semenjak 116 tahun yang lalu, dan tetap dipertahankan hingga saat ini. Saat Pacu Jalur, ada sekitar 300 ribu hingga 400 ribu pengunjung yang datang ke Kuansing.

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Kuansing, Indra Suandi menyampaikan, saat ini pihaknya sudah membuat kalender pariwisata Kuansing selama satu tahun kedepan. Di dalam berisikan berbagai destinasi wisata Kuansing yang layak untuk dikunjungi, seperti air terjun, air panas, rumah adat, silat pangean, perahu baganduang hingga ke pacu jalur.

Sehubungan dengan banyaknya pengunjung saat pacu jalur seperti yang disampaikan Wabup Halim tersebut diharapkan Indra Suandi bisa menjual budaya dan pariwisata Kuansing, sehingga Kuansing bisa tetap menjadi tujuan wisata meski tidak disaat event Pacu Jalur. 

Dalam kesempatan tersebut Sekda Kuansing, Dianto Mampanini menambahkan, Jalur merupakan sebuah perlombaan dayung di sungai Kuantan yang digelar di beberapa kecamatan yang dikelompokkan dalam format rayon, selanjutnya pada pelaksanaan event puncak diselenggarakan di kota Teluk Kuantan, ibu kota Kabupaten Kuansing. Untuk tahun ini, Pacu Jalur akan digelar mulai tanggal 21 hingga 25 Agustus.

Diterangkannya, jalur (perahu) adalah sebuah sampan panjang yang mencapai panjang berkisar 30 hingga 40 meter, dengan kapasitas 50 hingga 60 orang terbuat dari kayu sebatang tanpa sambungan. Untuk masing-masing jalur setiap tahunnya ada sekitar 200-an tim yang ikut, yang berarti ada sekitar 10 hingga 12 ribu atlet yang ikut dalam Pacu Jalur.

Dia menyebut, Kota Bukittinggi atau dari daerah mana saja bisa menjadi peserta kegiatan ini, sehingga tidak hanya sebagai penonton, tapi juga bisa merasakan sensasi Pacu Jalur tersebut.

Sementara itu, Ketua DPC ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Bukittinggi, M Subari menyambut baik kehadiran Pemkab Kuansing ke Bukittinggi.

"Ini menarik perhatian kami, karena menambah koleksi paket wisata yang bisa kami tawarkan ke wisatawan. Namun sebelum menjual, kami ingin melihat secara langsung ke sana, mulai akses jalannya, rumah makannya, penginapannya dan objek wisata pendukung lainnya," ujar M Subari.

Menurutnya, banyak potensi wisata dari event Pacu Jalur ini, namun menurutnya promosi kegiatan sangatlah minim.

"Kami berharap ada undangan khusus dari Pemkab Kuansing, yang mengundang pelaku pariwisata Bukittinggi dan Sumbar pada umumnya. Untuk mempermudah menjual paket wisata, kami nantinya bisa saja bekerja sama dengan agen lokal, rumah makan dan penginapan di sana," ungkap M Subari. **Levis


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved