Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Geluti Profesi Wartawan, Ramadana Yuda: Jadi PD dan Terus Dapat Pengetahuan Baru
PELITARIAU, Inhu - Kebanyakan orang mungkin berpikir menjadi seorang jurnalis merupakan pekerjaan yang sulit. Selain kegiatan sehari-harinya yang menuntut kecepatan dan ketepatan, menjadi seorang jurnalis juga dituntut harus mampu bekerja di antara deadline.
Faktor tersebut yang mungkin membuat sebagian orang mengurungkan niatnya untuk memilih bergelut dalam profesi ini, tidak lagi bila melihat praktik nyatanya di kehidupan sehari-hari, tak jarang kita mendapat kabar bahwa seorang jurnalis atau wartawan ikut di sandera ketika harus meliput berita mengenai peperangan.
Hal tersebut yang kemudian membentuk persepsi orang tentang profesi jurnalis sebagai profesi yang berisiko, namun tidak untuk Ramadana Yudha. "Kalau diriau belum pernah saya ditugaskan liputan yang beresiko, di Riau juga tak ada konflik," kata Ramdana berbincang disela mengikuti UKW yang Ditaja Diskominfo Inhu Jumat (5/7/2019).
Ramadana Yuda, merupakan Jurnalis muda yang sudah 12 tahun menjalankan profesinya sebagai seorang wartawan di kabupaten Indragiri Hulu ( Inhu) Riau. Saat Ramdana bekerja sebagai redaktur di media PELITARIAU.com dengan takline media masyarakat Riau.
Ramadana Yudha, sangat mencintai profesinya sebagai seorang wartawan atau pemburu berita, berkat kecintaannya pada dunia jurnalistik, selain mengemban amanah sebagai Kordinator liputan dan merangkap sebagai redaktur, Ramadana Yudha juga sebagai kepala bidang pendidikan di Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Inhu.
“Hidup sebagai seorang jurnalis itu dinamis dan menyenangkan, karena disetiap harinya selalu bertemu sama orang yang berbeda profesi dan bertemu topik yang berbeda setiap harinya," ungkap Ramadana bapak anak dua ini.
Kesulitan-kesulitan yang kerap ia temui, diakuinya hanya dijadikan pelajaran dan pengalaman yang kemudian mengembangkan kemampuannya.
“Kerja sebagai jurnalis itu sangat menyenangkan karna kita jadi tau karakter orang lain, bahkan kita bisa jadi orang yang percaya diri dan berani bertanya kepada orang lain dan yang paling penting adalah belajar untuk tidak mudah menyerah.” ungkap wartawan yang pernah kuliah di universitas negeri Padang ini. **Rio
Pemko Pekanbaru Kebut Proyek Drainase 1,2 KM di Jalan Dharma Bakti, Target Tuntas Akhir 2026 Atasi Banjir Payung Sekaki
PELITARIAU, PEKANBARU – Pemerintah Kota Pekanbaru tancap gas atasi banjir tahu.
WaliKota Paisal Sambut Kapolres Baru Dumai, Dengan Prosesi Adat Tepuk Tepung Tawar
PELITARIAU, DUMAI – Tradisi adat Melayu kembali mewarnai proses serah terima j.
Temui Wamenaker RI, Wabup Muzamil Bahas Peningkatan Mutu BLK dan Tenaga Kerja Meranti
PELITARIAU,Jakarta - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, SM, MM, .
Reses di RW 09 Perhentian Marpoyan, Fikry Raihan Ramadhana Serap Aspirasi Warga Soal Ekonomi dan Infrastruktur
PELITARIAU PEKANBARU – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kot.
Plt Kadis Kominfo : PPID Permudah Masyarakat Peroleh Informasi Publik Resmi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus berkomitmen me.
Polda Riau Gelar Apel Pasukan, 2.438 Personel Siap Amankan Riau Bhayangkara Run 2026
PELITARIAU, Pekanbaru – Sebanyak 2.438 personel gabungan dikerahkan dalam peng.









