Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kelansungan BUMD PT BM Tergantung Pemkab. Meranti
PELITARIAU, Selatpanjang - Kelangsungan usaha pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bumi Meranti tergantung pada Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti selaku pemegang saham. Namun demikian, kebijakan pemegang saham juga bergantung pada keseriusan dukungan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).
Demikian diungkapkan Direktur Utama PT Bumi Meranti (BM), Mizan Asnawi MEc Dev, saat dikonfirmasi wartawan di Selatpanjang, Senin (24/11). Dikatakannya, permasalahan pokok yang menyebabkan tersendatnya usaha BUMD PT BM, karena tidak adanya kepastian dukungan modal untuk melakukan kegiatan usaha.
"Awalnya memang disertakan Rp1 Miliar. Itu untuk pembentukan dan operasional awal selama satu tahun. Sedangkan untuk melakukan usaha kita butuh dukungan modal. Itu yang belum ada," kata Mizan Asnawi.
Pemerintah Daerah dalam hal ini Bupati atas nama pemegang saham, ungkapnya, pada awal tahun 2013 lalu sudah berencana melakukan penyertaan modal sebesar Rp5 Miliar. Namun pencairan dana penyertaan modal terkendala karena belum adanya Peraturan Daerah (Perda).
"Padahal perda penyertaan modal itu sudah masuk tahap pembahasan di dewan, bahkan pada tahun 2014 ini juga, tapi belum disahkan oleh dewan. Saya belum tahu pasti apa alasan resminya. Sebagaimana tugas dan kewajiban direksi, kami ini hanya pelaksana dan cenderung menunggu kebijakan," ujarnya.
Menyangkut penyertaan awal Rp1 Miliar, jelasnya, Direksi BUMD PT Bumi Meranti sudah berulang kali menjelaskan dan mengirimkan laporan pelaksanaannya kepada pemegang saham dan DPRD. Sesuai aturan undang-undang, laporan itu terlebih dahulu diaudit oleh auditor dari Kantor Akuntan Publik (KAP).
"Nah DPRD itu terus yang ditanya. 1 Miliar itu kemana dan untuk apa. Padahal sudah dijelaskan itu di laporan. Bahkan kita sudah hearing sampai lima kali. Itu yang kemarin saya jadi heran juga," katanya.
Menurutnya, tidak ada BUMD yang berhasil didirikan dengan hanya didukung modal Rp1 Miliar. "Kalau ada orang untuk saat ini dengan hanya bermodal Rp1 Miliar bisa memajukan BUMD saya acungi jempol. Selama ini saya juga berkomunikasi dengan BUMD lain, mereka sampai nanya ke saya Meranti itu serius gak mau membentuk BUMD," ucapnya.
Seiring waktu berjalan, lanjutnya, periode kerja Direksi BUMD PT Bumi Meranti juga sudah berakhir, meskipun ada aturan antara SK Bupati dengan Undang-undang yang bisa menjadi acuan. Kalau berdasarkan SK Bupati, masa kerja direksi sudah berakhir pada tanggal 24 Agustus 2014 lalu.
"Makanya sejak itu, sekitar bulan juli saya sudah kasi informasi kepada Bupati supaya dilakukan open rekrutmen. Saya juga sudah mendapat kabar kalau Bupati sudah memberikan perintah kepada staf, tapi saya belum tahu sudah sampai sejauh mana prosesnya," ungkapnya. (kor. nto)
Editorial: Rio Ahmad
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.









