Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Sekda Meranti Buka Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah 2019
PELITARIAU, Meranti - Seiring Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kabupaten Meranti meraih level tertinggi di Indonesia Pemkab. Meranti terus melakukan pembenahan SDM Aparaturnya khususnya di Bidang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah agar dapat melaksanakan tugas secara Profesional, Transparan dan Akuntable. Salah satunya melakui kegiatan Diklat dan Ujian Sertifikasi Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah yang dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kep. Meranti H. Yulian Norwis SE MM, bertempat di Ballroom Hotel Grand Meranti, Selasa (30/4/19).
Turut hadir dalam kegiatan itu, Kepala Bagian ULP Pemkab. Meranti Drs. Janefi Meza, Para Narasumber yang berasal dari Universitas Diponegoro, serta ratusan peserta Diklat perwakilan seluruh OPD Dilingkungan Pemkab. Meranti.
Seperti dijelaskan Kepala ULP Sekdakab. Meranti Drs. Janefi Meza, kegiatan yang direncanakan akan digelar selama 5 hari itu bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada peserta terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa sehingga tercipta SDM yang profesional dan handal.
"Semoga melalui kegiatan ini dapat memberikan pemahaman kepada peserta sehingga dapat menjalankan tugas pengelolaan barang dan jasa secara profesional dan akuntable," ujar Janefi.
Menyikapi kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti H. Yulian Norwis SE MM, sangat mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan itu, menurutnya kegiatan ini cukup strategis dalam memberikan pemahaman kepada aparatur pemerintah dilingkungan Pemkab. Meranti terkait pengadaan barang dan jasa. Sekda berharap melalaui kegiatan ini semua peserta dapat mengikuti kegiatan dengan baik sehingga semua informasi dan pengetahuan yang diberikan narasumber dapat diserap untuk diterapkan dilingkungan kerja masing-masing. Apalagi seperti ditegaskan Sekda terkait pengelolaan pengadaan barang dan jasa ini mau tak mau seluruh ASN akan mengalaminya.
"Kegiatan ini sangat penting agar para ASN memiliki keahlian yang sangat dibutuhkan oleh Pemda Meranti. Jadi dalam melaksanakan pengadaan pejabat sudah mengantongi sertifikat kompetensi," jelas Sekda.
Selain itu kegiatan ini dalam rangka menciptakan transparansi dan akuntabiltas dalam pengelolaan anggaran apalagi saat ini ULP Pemkab. Meranti telah meraih tingkat kematangan Level 5 atau yang tertinggi di Indonesia.
Pada keseatan itu Sekda juga mengingatkan kepada para peserta yang nantinya memegang kegiatan pengadaan tidak perlu was was karena sudah memilki pengetahuan yang ditandai dengan mengantongi sertifikat kompetensi.
"Sertifkat ini akan menjadi pegangan oleh pejabat pengadaan untuk mengelola pengadaan barang dan jasa dna kepada seluruh peserta saya harapkan lulus 100 persen," pungkasnya. (Humas Pemkab. Meranti).
Pemkab Meranti Imbau OPD dan Pelaku Usaha Tolak Intimidasi Berkedok Permintaan Partisipasi
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mengimbau seluruh or.
Sekda Meranti Sambut Kepulangan Kafilah MTQ Riau, Empat Peserta Lolos Wakili Provinsi ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menyambut kepulangan.
Polres Kepulauan Meranti Gelar Sertijab Empat Pejabat Utama, Jimmy Andre Jabat Kasat Resnarkoba
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran di ja.
Hadiri Penutupan MTQ Riau ke-44, Wabup Muzamil Apresiasi Perjuangan Kafilah Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Kuansing - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, menghad.
Ditlantas Polda Riau Tingkatkan Patroli Hingga Malam Hari
PELITARIAU, Pekanbaru – Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau meningka.
Khitanan Massal di Ponpes Darul Ulum, Pemkab Meranti Apresiasi Semangat Gotong Royong Bantu Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 68 anak mengikuti kegiatan khitanan massal yang di.









