Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
BPN Desak Pemfitnah Nenek Irah yang Peluk Prabowo Minta Maaf
PELITARIAU, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno prihatin atas tuduhan yang dilemparkan kepada Irah, nenek yang hadir di kampanye Prabowo di Nusa Tenggara Barat (NTB). BPN menilai tuduhan Nenek Irah mendapatkan imbalan uang Rp 500 ribu sangat tidak manusiawi.
"Penggiringan opini sesat terhadap Nenek Irah ini sangat tidak manusiawi dan tentu sangat memprihatinkan," ujar juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Habiburokhman, kepada wartawan, sebagaimana diberitakan detik.com, Kamis (28/3/2019).
Sebelumnya, beredar video di media sosial seorang nenek mengaku diberi uang Rp 500 ribu setelah berfoto bersama Prabowo dalam kampanye di Mataram, NTB. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menegaskan mereka tak pernah bagi-bagi duit.
Video tersebut beredar di media sosial seperti dilihat Rabu (27/3) dengan narasi si nenek berkerudung hijau diberi duit Rp 500 ribu setelah berfoto dengan Prabowo di atas panggung. Sebelumnya, dalam kampanye Prabowo di Mataram, ada nenek-nenek merangsek ke panggungnya. Momen nenek-nenek berkerudung hijau merangsek ke panggung Prabowo itu diunggah elite BPN seperti Dahnil Anzar Simanjuntak dan cawapres Sandiaga Uno.
Belakangan, si nenek berbicara dalam video lainnya yang menyatakan dirinya tidak menerima uang seperti disebut-sebut lewat video yang beredar sebelumnya. Jubir BPN Andre Rosiade membagikan video klarifikasi nenek berkerudung hijau itu diunggah di akun YouTube 'Lintas NTB'. Seperti dilihat detikcom, Rabu (27/3), si nenek menceritakan awal mula kunjungannya sampai bisa naik ke panggung saat ditanya seorang lelaki dalam video.
Si pria yang bersama nenek dalam video klarifikasi itu lalu menanyakan soal isu menerima duit Rp 500 ribu setelah berfoto bersama Prabowo. Sambil menangis, si nenek membantah tuduhan itu.
Si nenek, yang disebut bernama Irah, mengaku takut setelah video tentang menerima duit Rp 500 ribu itu viral. Dia meminta video itu dihapus saja. **prc
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.









