Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1108 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2750 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5304 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2431 Kali
Janji Tak Kunjung Terealisasi
M Yusuf Pernah Dapat Janji Rumahnya Akan Diperbaiki Pemerintah
M Yusuf Sedang berada di depan rumahnya di daerah Batugajah Airmolek kecamatan Pasirpenyu- Inhu
PELITARIAU, Rengat - Rumah milik M Yusuf (47) yang terdapat di RT 012 RW 001 Desa Kampungbaru (Batu gajah,Red) Kecamatan Pasirpenyu Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) sudah mau roboh dimakan usia. data yang pernah diserahkan kepihak desa untuk masuk program rehab rumah tak kunjuung diterimanya.
Informasi yang berhasil di himpun pelitariau.com dilapangan, Jum,at (14/11) kalau pihak Pemerintah desa didampingi Insansi terkait pernah meminta data kependudukannya untuk syarat mendapatkan bantuan rehab rumah dari pemerintah daerah. namun, sejak setahun terakhir data diserahkan, informasi bantuan rehab rumah takunjung diterimanya.
"Dari pihak Dinas dan Kecamatan memang mereka mendatangi rumah tempat ini, mereka meminta data saya, seperti Kartu Keluarga (KK) foto copy KTP dan gambar rumah saya, mereka bilang akan ada bantuan untuk rehab rumah saya dari pemerintah," Ujar Bapak dua anak yang bekerja sebagai pencari ikan ini.
Lebih dari sepuluh tahun tinggal di Batugajah ini kata M Yusuf, dirinya awam berurusan dengan pemerintah apalagi menanyakan langsung tentang janji pemerintah akan rehab rumahnya. "Selama ini saya tidak pernah dapat bantuan dari Pemrintah, mau berobat saja, saya harus bayar sebab saya tidak pernah diberitahu oleh pemerintah desa soal bantuan dari pemerintah," kata M Yusuf kepada pelitariau.comseraya menjelaskan kalau setiap harinya ikan yang ditangkap dari sungai tidak menjanjikan.
Sebagai nelayan Tradisional, M Yusuf memang terlihat lemah dibidang ekonomi, berdasarkan pengakuannya, setiap hari mencari ikan di sungai terkadang dapat dan terkadang tidak, jika dapat paling banyak ikan laku dijual dengan harga Rp 50 ribu. "Memang tidak cukup pendapatan saya dengan kebutuhan hidup, sehingga saya tidak bisa menyisakan uang untuk rehab rumah saya," ucapnya.
M Yusuf menegaskan, dirinya tidak berani bertanya langsung tentang apa yang pernah dijanjikan kepadanya, jikapun suatusaat dirinya mendapatkan bantuan dari pemerintah maka akan diterimanya. "Kalau ada bantuan dari pemerintah untuk rehab rumah saya, maka saya akan menerima dan berterima kasih kepada orang yang menyampaikan bantuan itu," jelasnya. (cr.Doni)
Editor : Ramdana Yudha
BERITA LAINNYA +INDEKS
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.








