• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1108 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2386 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2751 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5308 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2432 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kepulauan Meranti

Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, Jokowi Diminta Tegas Dan Serius Selesaikan

Herman

Jumat, 23 Februari 2018 10:09:08 WIB
Cetak
Kebakaran Hutan dan Lahan di Riau, Jokowi Diminta Tegas Dan Serius Selesaikan
Ilustrasi

PELITARIAU, Pekanbaru - Badan penggiat lingkungan hidup Jikalahari provinsi Riau menilai presiden Republik Indonesia, Jokowi kurang serius dalam menekan sumber permasalahan kebakaran hutan dan lahan di provinsi riau, karena berdasarkan beberapa kebijakan dan pernyataan selama tahun 2017 dan di awal tahun 2018, terindikasi adanya ketidak seriusan tersebut dalam penindakan sejumlah besar korporasi HTI, monokultur yang menguasai areal-areal berpotensi kebakaran lahan. 

" Dari semua kejadian yang masih kita saksikan dimana kebakaran lahan masih terus menghantui kita, maka kami melihat adanya simpul yang belum terimplementasi sebagaimana mestinya,"  kata koordinator Jikalahari, Woro Supartinah kepada awak media melalui selulernya,Kamis (22/2/2018). 

Woro berpendapat, jika permasalahan karhutla di Riau ingin serius diselesaikan, maka harus dilihat secara keseluruhan dan pemerintah pusat maupun pemerintah di semua jenjang harus berani meninjau ulang perizinan sejumlah besar korporasi HTI, dan perkebunan kelapa sawit yang konon menguasai lahan berpotensi terbakar, bahkan mencabut izin tersebut demi menyelamatkan lingkungan hidup. 

Terkait dengan perizinan perusahaan di atas lahan gambut, Pada 27 November 2014, Jokowi menemui warga Sungai Tohor, Kecamatan Tebing Tinggi Timur, Kepulauan Meranti pasca kebakaran besar yang terjadi di desa tersebut.

 "Perusahaan perusahaan yang mengkonversi lahan gambut menjadi tanaman monokultur akan ditinjau kembali perizinannya," kata Jokowi saat itu. ( Di release Jikalahari). 

."Sayangnya, perhatian dan upaya Pemerintah lebih dititik beratkan pada upaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan, namun tidak memberikan porsi yang seimbang pada perbaikan sistematis untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan" kata Woro Supartinah, Koordinator Jikalahari. 

Pada Rapat Koordinasi Nasional Pencegahan Karhutla 2018 pada 6 Februari 2018 di Istana Negara, Jokowi mengapresiasi adanya penurunan hotspot pada 2017 dibandingkan dua tahun sebelumnya.

Jokowi sampaikan telah menyiapkan Grand Design 2017 -2019 Pencegahan dan Pengendalian Karhutla dengan menggunakan metode pendekatan Tapak dan non-Tapak. Pendekatan Tapak, melalui Badan Restorasi Gambut (BRG) dengan merestorasi areal bekas terbakar di lahan gambut seluas 2,4 juta ha. Selain itu Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) memastikan bahwa 731 desa rawan karhutla tidak akan terbakar dengan mengintensifkan patroli terpadu pencegahan karhutla, kampanye, patroli dan pemadaman via udara, groundcheck hotspot, serta pembentukan Brigdalkarhutla. Untuk pendekatan non-Tapak, pemberian insentif ekonomi, penegakan hukum serta penguatan masyarakat dalam early fire response akan digesa hingga berjalan efektif. 

Jokowi juga menilai dengan adanya ancaman pencopotan jabatan bagi perangkat kepolisian dan TNI di daerah yang terjadi karhutla dinilai efektif untuk menekan terjadinya karhutla. Ia juga menghimbau jangan ada karhutla saat perhelatan Asian Games 2018 di Jakarta dan Palembang. Jokowi juga menekankan kepada peserta rakornas untuk bekerja mencegah karhutla. 

"Jangan sampai ada asap. Kalau ada asap, muka kita ditaruh dimana?" kata Jokowi. 

"Mendorong semangat pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan hanya pada ranah event besar tertentu seperti event Asian Games 2018 bisa saja menjebak pada penyelesaian persoalan secara jangka pendek dan sementara.  Bahayanya, motivasi ini bisa mengabaikan solusi mendasar dari penyebab persoalan karhutla tersebut" lanjut Woro. 

"Salah satu persoalan penting adalah adanya perijinan baik HTI dan sawit yang diberikan kepada korporasi untuk beroperasi di lahan gambut." 

Sepanjang 2015 – 2017, khusus di Riau KLHK mencabut izin PT Hutani Sola Lestari dan PT Lestari Unggul Makmur, melakukan Revitalisasi Ekosistem Tesso Nilo, merevisi RKU dan RKT korporasi serta menolak draft Ranperda RTRWP Riau 2017 – 2037 dan memerintahkan untuk membuat KLHS. 

"Hanya 2 izin yang dicabut  padahal masih banyak izin korporasi yang harus direview karena mengkonversi lahan gambut menjadi monokultur serta melakukan pembakaran hutan dan lahan," kata Woro.

Pantauan Jikalahari melalui satelit Terra-Aqua Modis sepanjang 2016 dengan confidence >70% ada 533 hotspot di areal IUPHHKHT dan 32 hotspot di areal HGU. Sepanjang 2017 hotspot juga muncul di areal IUPHHKHT sebanyak 54 hotspot dan 1 hotspot di areal HGU sedangkan pada 2018 hingga 12 Februari 2018 ada 11 hotspot di areal IUPHHKHT dan 6 hotspot dalam areal HGU. 

Hotspot terbanyak sejak 2016 hingga kini berada di areal PT Rimba Rokan Lestari 96, PT RAPP 67, PT Peputra Siak Makmur 59, PT Sumatera Riang Lestari 57 dan PT Satria Perkasa Agung 53 hotspot.

Jikalahari juga menemukan pada 2016 terjadi kebakaran besar di areal PT Andika Permata Sawit Lestari di Rokan Hulu mencapai 3000 ha, PT Rimba Rokan Lestari di Kecamatan Bantan, Bengkalis seluas 800 ha, PT Suntara Gaja Pati 30 Ha, PT Sinar Sawit Sejahtera 20 Ha dan pada 2017 areal PT Multi Eka Jaya Timber di Bengkalis terbakar seluas 200 ha. 

"Hotspot dan kejadian kebakaran tersebut membuktikan izin korporasi HTI dan sawit harus segera ditinjau ulang," kata Woro.

Jikalahari merekomendasikan Jokowi segera memerintahkan KLHK dan Menteri ATR/BPN untuk mereview dan mencabut izin korporasi HTI dan sawit bermasalah di atas lahan gambut. **rls/adit

 



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian

Jumat, 03 Juli 2026 - 16:49:27 WIB

PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.

Riau Raya

Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian

Jumat, 03 Juli 2026 - 15:04:51 WIB

PELITARIAU,Meranti -  Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.

Riau Raya

Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop

Jumat, 03 Juli 2026 - 14:10:02 WIB

PELITARIAU, PEKANBARU  - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.

Riau Raya

PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah

Jumat, 03 Juli 2026 - 14:05:19 WIB

PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.

Riau Raya

Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik

Jumat, 03 Juli 2026 - 13:29:20 WIB

PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .

Riau Raya

Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat

Jumat, 03 Juli 2026 - 13:24:28 WIB

PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.

Terkini

  • +INDEX
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
03 Juli 2026
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
03 Juli 2026
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
03 Juli 2026
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
03 Juli 2026
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
03 Juli 2026
47 Personel dan 1 PNS Polri Polres Indragiri Hilir Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Amanah untuk Tingkatkan Pengabdian
03 Juli 2026
Pemkab Tegaskan Komitmen Perkuat Tata Kelola Pemerintahan, DPRD Bentuk Pansus Bahas Tujuh Ranperda
03 Juli 2026
Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
03 Juli 2026
Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
03 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
  • 2 PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
  • 3 Polsek Tebing Tinggi Bekuk Pengedar Shabu 5,55 Gram di Selatpanjang Timur
  • 4 Meranti Terima Alokasi 967 Bantuan Rumah dari BNPP dan Kementerian PKP, Bupati Asmar Sampaikan Terima Kasih
  • 5 Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
  • 6 Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
  • 7 Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved