Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Wakil Bupati Meranti Buka Musrenbang Kecamatan Rangsang Barat, Dengar Aspirasi Tiap Desa
PELITARIAU, Meranti - Wakil Bupati Kepulauan Meranti Drs. H. Said Hasyim, membuka sekaligus mengikuti kegiatan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) di Kecamatan Rangsang Barat, Wakil Bupati berharap melalui Musrenbang kali ini dapat menelurkan pemikiran bernas terkait rencana pembangunan strategis di Kecamatan Rangsang untuk bersama-sama diperjuangkan dan direalisasikan di Kecamatan Rangsang, bertempat di Aula Kecamatan, Kamis (22/2/2018).
Turut hadir dalam kegiatan itu, Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan, Ketua Bappeda Meranti H. Makmun Murod, Camat Rangsang Barat H. Said Jamhur, Kepala Dinas/Badan dilingkungan Pemkab. Meranti, Kades Se-Kecamatan Rangsang Barat, BPD, Para Kepala Sekolah, Tokoh Masyarakat/Agama/Pemda dan lainnya.
Wakil Bupati H. Said Hasyim berharap Musrenbang Kecamatan Rangsang Barat ini dapat menelurkan pemikiran rencana pembangunan strategis, yang sama-sama diperjuangkan dan direalisasikan baik melalui dana APBD Kabupaten, Provinsi hingga dana APBN Pusat.
"Semoga Musrenbang ini menghasilkan usulan pembangunan dalam rangka mengejar ketertinggalan sehingga mampu sejajar dengan Kabupaten lainnya yang lebih maju di Indonesia," ujar Wakil Bupati H. Said Hasyim berapi-api.
Ditambahkan Wakil Bupati dalam mengejar ketertinggalan daerah, potensi sumber daya Meranti yang besar dengan didukung dana Kabupaten, Provinsi dan pusat yang diwujudkan melalui program yang tepat sasaran Meranti dapat lebih maju.
"Anggaran yang mengendap di Provinsi dan APBN harus direbut dan kita kejar, ditambah dengan APBD Meranti kita susun perencanaan pembangunan yang baik, sehingga anggaran yang ada memiliki nilai guna besar untuk kesejahteraan masyarakat dan sekecil mungkin untuk kegiatan yang tidak berpengaruh teehadap kesejahteraan masyarakat," jelas Wakil Bupati Meranti.
Untuk itu ia mengingatkan, semua Kepala OPD dan jajaran, harus memiliki nilai juang tinggi dalam merebut anggaran Provinsi dan Pusat caranya dengan membawa tim yang dilengkapi dengan data yang lengkap. Karena salah satu hal yang menyulitkan Meranti meraih dana APBN menurut H. Said Hasyim karena minimnya data yang diajukan ke Provinsi maupun Pusat.
"Kunci yang utama adalah data monografi yang lengkap mulai dari Desa hingga Kabupaten dan sedikit ngotot meminta, sebab seberapa hebatpun kita berjuang mengejar anggaran Pusat dan Provinsi tanpa didukung data data hasilnya percuma," pungkas Wakil Bupati mengingatkan.
Akhir kata dalam rangka suksesnya pembangunan di Kepualuan Meranti, diperlukan koordinasi dan sinkronisasi yang baik antar OPD untuk saling mendukung pembangunan berkelanjutan. Dicontohkan Wakil Bupati H. Said Hasyim jika Dinas Perhubungan mengupayakan pembangunan RoRo hendaknya didukung jalan akses yang dibangun oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU)."Jadi Sinronisasi antar OPD dalam pembangunan ini sangat penting," tegasnya.
Ketua DPRD Meranti H. Fauzy Hasan dalam penyampaian pokok-pokok fikiran DPRD mengungkapkan, Legislatif dan Eksekutif komit mewujudkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Meranti. Dan Ia berharap dalam Musrenbang di Kecamatan Rangsang ini dihasilkan rumusan program strategis yang mampu merealisasikan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati hingga Tahun 2021 mendatang.
Lebih jauh dikatakan Ketua DPRD Meranri H. Fauzy Hasan, semua usulan pembangunan infrastruktur hendaknya benar benar mampu menopang ekonomi masyarakat jangan sampai sebaliknya tidak memberikan dampak apa apa pada peningkatan ekonomi masyarakat.
Dalam pemaparannya Camat Rangsang Barat H. Said Jamhur, menjelaskan, Kecamatan yang dipimpinya terdiri dari 12 Desa, memiliki 5 ribu KK dengan jumlah penduduk 22 ribu jiwa lebih, dibagian utara berbatasan langsung dengan Selat Malaka. Memiliki potensi lahan pertanian dan perkebunan seluas 22.207 Ha, yang terdiri dari Kopi, Kelapa, Sagu dan Pinang.
Sebagai sebuah daerah pesisir yang rentan abrasi, salah satu yang dibutuhkan adalah alat Escavator untuk pembuat tanggul jika terjadi air pasang. Rencana pembangunan lainnya yakni rehap atap rumah dinas, rehap berat labor SMPN 1 Rangsang Barat, Penahan Abrasi Pantai Tanjung Mekong dan Anak Setatah serta Rumah Layak Huni yang tersebar diseluruh Desa.
Sementara itu dalam ekspos Pembangunan Kabupaten Kepulauan Meranti yang disampaikan oleh Kepala Bappeda H. Makmun Murod, sesuai PP No. 13 Tahun 2017 Tentang Tata Ruang Nasional Rangsang Barat masuk kedalam kawasan strategis Nasional. **rls/adit
27 Personel Polres Kepulauan Meranti Naik Pangkat, Kapolres: Jadikan Motivasi Tingkatkan Pengabdian
PELITARIAU,Meranti - Sebanyak 27 personel Polres Kepulauan Meranti menerima kena.
Waspada !!! Polres Meranti Imbau Masyarakat Waspada Penipuan Catut Nama Kapolres dan Pejabat Kepolisian
PELITARIAU,Meranti - Kepolisian Resor (Polres) Meranti mengimbau masyaraka.
Menjaga Wajah Riau di Era fyp TikTok dan Gelombang K-Pop
PELITARIAU, PEKANBARU - Layar ponsel itu terus bergulir. Dalam hitung.
PWI Meranti Dukung Promosi Pariwisata Daerah
PELITARIAU,Meranti - Sinergi yang terjalin antara Persatuan Wartawan Indonesia (.
Kapolres Pelalawan Pimpin Upacara Sertijab 5 Pejabat, Tegaskan Komitmen Pelayanan Publik
PELITARIAU, PELALAWAN – Kamis tgl 2 juli 2026 sekitar pukul 16.00 Wib ,Polres .
Lapas Pekanbaru Gelar Kegiatan Jumat Berkah dan Kasih, Wujud Kepedulian Sosial kepada Masyarakat
PELITARIAU, Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mel.









