Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Lokakarya Kerja Sama Pemkab Kuansing Dengan UR "Sungai Sebagai Sumber Kehidupan"
PELITARIAU, Kuansing - Dalam rangka menindak lanjuti nota kesepahaman antara Pemerintah Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) dengan Universitas Riau (UR) di bidang ekonomi melalui pemanfaatan bantaran sungai, sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat.
Dan untuk menindaklanjuti hasil penyelenggaraan seminar pembangunan berbasis lingkungan hidup dengan tema " Sungai sebagai sumber kehidupan masa depan" Pemkab Kuansing melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan bekerjasama dengan Universitas Riau, melaksanakan lokakarya pembangunan berbasis lingkungan hidup bertempat di SMKN 2 Teluk Kuantan, Selasa (07/11/2017).
Adapun tujuan dilaksanakannya lokakarya ini adalah, merumuskan kebijakan kebijakan sebagai tindak lanjut dari kesepakatan bersama, yang telah ditandatangani pada penyelenggaraan seminar pembangunan berbasis lingkungan hidup, dalam upaya penanggulangan kerusakan lahan dan pencemaran sungai yang diwujudkan dalam bentuk program, dan kegiatan oleh pemerintah daerah bersama sama dengan masyarakat.
Bupati Kuantan Singingi Drs. H. Mursini, M.Si ketika membuka acara tersebut menyampaikan, Pemkab Kuansing bersama Universitas Riau pada 2 November 2017 lalu, telah melaksanakan seminar dalam rangka upaya pengendalian, sekaligus pemanfaatan bantaran sungai sebagai upaya peningkatan perekonomian masyarakat.
Dimana pada seminar tersebut, telah ditandatangani kesepakatan bersama Pemprov Riau, Kapolda Riau, Danrem 031 Wirabima, Kejati Riau, Bupati Kuantan Singingi, Rektor Universitas Riau dan Ketua DPRD Kuansing. **Kasmalinda
Salah satu isi dari kesepakatan tersebut adalah, mewujudkan kegiatan pemberdayaan masyarakat daerah aliran sungai Kuantan-Indragiri, menghentikan seluruh kegiatan yang mempuyai dampak negatif yang besar, terhadap lingkungan dan mengembalikan fungsi sungai sebagai sumber kehidupan masyarakat," Ujar Bupati.
"Harapan saya dan harapan kita semua dari lokakarya ini dihasilkan program dan kegiatan nyata, yang akan dilaksanakan oleh perangkat daerah terkait bersama sama dengan masyarakat, untuk mengendalikan dan memanfaatkan lingkungan sekitar kita. Untuk tahap pertama kegiatan difokuskan pada daerah bantaran sungai, dan daerah aliran sungai kuantan," Paparnya.
Lokakarya ini dihadiri oleh Kapolres, Kajari Kuansing, unsur pemerintah kabupaten Sijunjung, unsur perguruan tinggi, unsur organisasi masyarakat, unsur organisasi kepemudaan, unsur tokoh masyarakat dan unsur perusahaan yang secara keseluruhan berjumlah 150 orang. **Kasmalinda
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









