• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2365 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5284 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali

  • Home
  • Sindikat
  • Indragiri Hulu

Resahkan Masyarakat, Graha Home Shopping Ini Diduga Main Hipnotis Para Korban

Andri Subakti

Ahad, 03 September 2017 17:02:17 WIB
Cetak
Resahkan Masyarakat, Graha Home Shopping Ini Diduga Main Hipnotis Para Korban
Ruko Graha Home Shopping yang terletak di Kecamatan Seberida ini meresahkan masyarakat, pasalnya mereka menawarkan Doorprise dengan memintai pungutan sebagai bentuk administrasi.

PELITARIAU, Inhu - Graha Home Shoping (GHS) yang terletak di Kecamatan Seberida Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) ini meresahkan banyak masyarakat. Pasalnya operasi marketing perkakas rumah tangga tepat didepan Baleno-Motor Belilas ini diduga melancarkan aksi 'bulusnya' ke masyarakat dengan cara memberi Doorprise dari kupon hadiah jutaan rupiah. Doorprise dari kupon hadiah yang diberikan kepada masyarakat yang beruntung tersebut akan dimintai uang sebagai bentuk administrasi.

Doorprize dari kupon hadiah tersebut beragam macam pilihan mulai dari A1 hingga A4 (Hadiah Istimewa), anehnya lagi bagi yang mendapatkan hadiah utama akan dikenakan Administrasi senilai Rp. 3 Jutaan agar bisa mengambil hadiah utama, yakni Elite Cooker senilai Rp.3,99 juta , Juicer 8 In 1 senilai Rp.2,99 juta, Mineral Water senilai Rp.1,99 juta, Sauna Belt, senilai Rp.790 ribu dan Sandal Therapy senilai Rp.690 ribu hingga hadiah tersebut ditotal hampir mencapai 11 Juta rupiah.

Operasi marketing ini diakui sangat meresahkan masyarakat, bahkan para korbanya mengaku telah dirugikan hingga jutaan rupiah. Seperti yang diceritakan oleh salah seorang wartawan media cetak yang enggan disebutkan namanya itu, Jum'at (1/8) sekira pukul 20.00 WIB melalui via selulernya.

Dirinya hampir saja menjadi korban penipuan selanjutnya dari bisnis 'Nakal' tersebut, dikatakannya kalau modus operandinya dengan cara melancarkan serangan komunikasi kepada siapa saja, tak perduli itu polisi, wartawan, pegawai ataupun siapapun acap kali menerima telpon dari ara Customer Servis (Cs) GHS. 

"Para korbannya nanti ditelepon lalu dibujuk untuk mengambil bingkisan kecil gratis di GHS sebagai bentuk syukuran mereka. Nah, disitu mereka mulai memainkan peran licik mereka dengan menawarkan doorprise atau kupon hadiah menarik," ujarnya.

Ditambahkannya, bahwa undian ini hanya diberikan bagi pengunjung yang beruntung saja, kupon undian pun dibuka kemudian digosok karena di dalam undian tersebut tersimpan kode bertuliskan angka dan tulisan mulai dari A1 sampai hadiah utama yaitu A4. Bak seperti dihipnotis calon korban tak berdaya, para sales pun mendukung dengan berbagai pujian kepada korban, bahwa perolehan hadiah itu sangat langka dialami setiap peserta yang datang di GHS.

"Tapi yang namanya Doorprisekan tidak ada pungutan biaya apapun, lagian kalau saya cek di situs online atau di toko-toko lainnya harga hadiah utama (A4,red) tersebut tidak sampai puluhan juta harganya, ternyata semua produk itu paling hanya berkisar senilai 2,5 jutaan, ini namanya penipuan!!!," tegasnya lagi.

"Jangan disia siakan doorprize ini pak, ini gratis hanya saja ada biaya administrasinya, kalau semua ini nilainya lebih dari 10 juta berarti masih untung." ucapnya menirukan seorang karyawan GHS kepada sang korban.

Hal senada juga di alami Yadi (50) warga Belilas, Skenario bisnis Nakal ini seperti sudah terkoordinir dengan cara hipnotis Sebab setelah para korban sadar, merekapun segera merincikan nilai produk tersebut dengan cara melakukan surve harga toko lain baik secara offline maupun online, ternyata semua produk itu paling hanya berkisar senilai 2,5 jutaan. " Tapi ini doorprize kok malah harus mengeluarkan uang hampir 3 jutaan, saya curiga ini bisnis nakal " ungkap Yadi.

Serupa juga yang dialami Luky (35) yang menjadi korban GHS, menurut Luky ada yang aneh dalam sistem jualan GHS, anehnya setelah masuk kedalam ruangan mereka merasa senang atau tak mampu memikirkan lain hal, "pokoknya perasaannya senang seperti sudah tersugesti” sebutnya.

Sementara itu, salah seorang Marketing, Frenky (36) menyangkal jika usahanya itu merupakan modus penipuan, sebab harga yang mereka jual berkualitas tinggi dan berharga mahal, "itu yang Elite Cooker hampir 4 jutaan dan bermerek terkenal berbeda jauh dengan yang dipasaran.” bantahanya.

Namun ketika ditanya merk produk itu frengky enggan menjawab, padahal jika dipasaran umumnya hanya Rp.800 ribu hingga Rp.1 Juta. Bahkan, terakhir diketahui dari banyaknya sumber menuding GHS ternyata tidak mengantongi surat izin usaha, sebab kantor selalu berpindah pindah dalam jarak waktu tak menentu.

Terpisah, dari sumber yang patut dipercaya, modus seperti itu sudah lama ada, hanya saja hingga kini masih banyak yang jadi korban rayuan para marketing, "itu sih sudah lama, dulu mereka di Mall, di kota kota besar tapi sekarang sudah merambah ke pelosok pelosok dan tempatnya berpindah pindah atau hanya sewa tempat, tidak lama terus tutup karena pindah lagi ” ujar salah seorang yang enggan disebutkan namanya.

Ia berharap, masyarakat di sekitar Kecamatan Seberida dan Batang Cenaku jangan sampai jadi korban kenakalan GHS. " jika ada telepon mengatasnamakan GHS dan mengiming imingi atau meminta datang ke GHS jangan percaya lagi," pesannya. **Adr

 



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Sindikat

Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Ungkap Curat Mobil di RSUD Selasih, Pelaku dan Barang Bukti Diamankan

Senin, 29 Juni 2026 - 23:44:30 WIB

PELITARIAU, Pelalawan - Unit Reskrim Polsek Pangkalan Kerinci Kepolisian Resor (.

Sindikat

Satresnarkoba Polres Inhil Ungkap Peredaran 280,7 Gram Sabu, Seorang Pengedar Diamankan

Ahad, 28 Juni 2026 - 13:19:08 WIB

PELITARIAU, Indragiri Hilir – Satuan Reserse Narkoba Polres Indragiri Hilir ke.

Sindikat

Polres Pelalawan Gelar Konferensi Press Kasus Pembunuhan Disertai Kekerasan di Desa Kiyap Jaya

Jumat, 19 Juni 2026 - 19:01:17 WIB

PELITARIAU, Pelalawan – Polres Pelalawan menggelar konferensi pers terkait pen.

Sindikat

Satresnarkoba Kampar Bongkar Jaringan Sabu Pasangan Kekasih di Tapung

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:46:24 WIB

PELITARIAU, Kampar – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kampar.

Sindikat

Tindak Tegas Pelaku Penganiayaan, Kasat Reskrim Polres Inhu Instruksikan Pengejaran Hingga Ke Batam

Ahad, 14 Juni 2026 - 16:38:42 WIB

PELITARIAU, Batam – Komitmen penegakan hukum ditunjukkan Kasat Reskrim Polres .

Sindikat

Kurang dari 24 Jam Maling Bobol Rumah di Rohul Diciduk Polisi

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:27:14 WIB

PELITARIAU, ROKAN HULU – Unit Reskrim Polsek Ujung Batu kembali menunjukkan ke.

Terkini

  • +INDEX
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
01 Juli 2026
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen 80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 2 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 3 Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80
  • 4 Wabup Muzamil Instruksikan Seluruh Aparat Desa Dukung Percepatan Sensus Ekonomi 2026
  • 5 Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti
  • 6 Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
  • 7 Meriahkan Hari Bhayangkara Ke - 80 Polres Meranti Gekar Olaraga Bersama Penuh Kebersamaan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved