Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1129 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2808 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5364 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2452 Kali
966 Pasutri Bercerai Tahun 2016 di Inhu, 15 Pasutri Rujuk Kembali
ilustrasi :
PELITARIAU, Inhu - Angka perceraian Pasangan suami istri (Pasutri) tahun 2016 mencapai 966 pasangan. Berbagai faktor menjadi pemicu terjadinya perceraian di Pengadilan Agama (PA) Rengat, bukan hanya Pasutri dari masyarakat sipil yang bercerai namun juga ada Aparatur Sipil Negara (ASN), Polisi dan TNI.
Ada tiga hal pemicu utama terjadinya perceraian di Inhu, pertama penyebabnya akibat faktor himpitan ekonomi, perselingkuhan dan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Dari total 966 kasus perceraian tahun 2016 tersebut, hanya 15 Pasutri gagal cerai yang berhasil dimediasi oleh hakim PA Rengat.
"Tidak terjadinya perceraian dikarenakan adanya perdamaian diantara kedua Pasutri dan mereka masih ada memiliki perasaan kasih sayang," kata Humas PA Rengat Muhammad Taufik SHi kepada pelitariau.com Jum,at (17/3/2017) di ruang kerjanya.
Berdasarkan data, perceraian Pasutri tahun 2016 sedikit menurun jika dibanding dengan dengan tahun 2015 lalu, dimana tahun 2015 terjadi perceraian lebih dari 1000 Pasutri hasil persidangan perceraian.
"Alhamdulillah, kasus perceraian Pasutri pada tahun 2016 mengalami penurunan jika dibanding pada tahun 2015," jelasnya.
Lebih jauh disampaikannya, setiap gugatan cerai Pasutri yang masuk ke PA Rengat, dalam perjalanan sidang gugatan cerai hakim juga melakukan mediasi untuk rujuk kembali. "Mereka yang bercerai lebih sudah tidak bisa lagi di mediasi," katanya.
Selain faktor ekonomi yang menjadi penyebab utama perceraian, Taufik menjelaskan, faktor kedua adalah perselingkuhan akibat media sosial seperti perselingkuhan menggunakan akun facebook. "Perceraian akibat perselingkungan akibat media sosial juga sangat tinggi tahun 2016," jelasnya. **zpn/andri
BERITA LAINNYA +INDEKS
Dukung Asta Cita Presiden, Polsek Mandah Bersama Forkopimcam Tanam Jagung di Lahan PT. RSA
PELITARIAU, INDRAGIRI HILIR – Komitmen mendukung program Asta Cita Presi.
Bupati Buka Pelalawan Boat Racing 2026 di Desa Wisata Kuala Terusan, 63 Racer Adu Kecepatan di Sungai Kampar
PELITARIAU, Pelalawan - Jumat 10 Juli 2026 sekira pukul 14.00 WIB bertempat di D.
Wujudkan Warga Binaan yang Sehat, Lapas Pekanbaru Gelar Senam Pagi Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam rangka menjaga kesehatan dan kebugaran warga bin.
Polresta Pekanbaru Perkuat Ketahanan Pangan Melalui Pendampingan Kebun Warga di Cinta Raja
PELITARIAU, Pekanbaru – Komitmen Polresta Pekanbaru dalam mendukung Prog.
Polsek Mandah Koordinasi dan Cek Lahan Jagung di Desa Bente, Dukung Swasembada Ketahanan Pangan
PELITARIAU, Mandah – Dalam rangka mendukung program swasembada ketahanan panga.
Bupati Asmar Minta OPD Prioritaskan Tindak Lanjut Temuan BPK
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta.








