Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
17 Duta Besar Dilantik, Ini Daftar Nama dan Tempat Tugasnya
PELITARIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo resmi melantik 17 duta besar luar biasa dan berkekuatan penuh baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (13/3/2017).
"Sebelum saya mengambil sumpah janji, sebagai duta besar luar biasa dan berkuasa penuh Republik Indonesia, terlebih dahulu saya akan bertanya pada saudara. Bersediakah diambil sumpah janji menurut agama masing masing? Apabila bersedia ikuti kata kata saya," kata Jokowi. Kemudian prosesi pelantikan pun berjalan.
Para duta besar diangkat berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 32P/2017 dan Kepres No 35P/2017 tentang Pengangkatan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia. Dua Kepres tersebut ditandatangani oleh Jokowi pada 10 Maret 2017.
Dalam daftar belasan duta besar tersebut terdapat mantan menteri, pensiunan jenderal dari TNI maupun Polri, hingga anggota DPR. Namun, pejabat karier dari Kementerian Luar Negeri masih mendominasi.
Mereka antara lain adalah mantan Menteri PANRB Yuddy Chrisnandi yang akan bertugas di Ukraina, akademisi LIPI Ikrar Nusa Bhakti (Tunisia), bekas Gubernur Akademi Militer Mayjen (Purn) Arief Rachman (Afganistan), serta mantan Gubernur Lampung Sjahroedin Zainal Pagaralam (Kroasia).
Selain itu, ada pula bekas Presiden Direktur Arifin Tasrif PT Pupuk Indonesia (Persero) yang akan menjadi Dubes RI untuk Jepang dan Kepala Sekretariat Presiden yang akan ditugaskan di Austria. Sementara Anggota Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Tantowi Yahya akan bertugas di Selandia Baru.
Sementara para pejabat karier Kemlu yang dilantik di antaranya adalah Direktur Jenderal Multilateral Hasan Kleib (Swiss), Asisten Deputi untuk Kerjasama Amerika dan Eropa Priyo Iswanto (Kolombia), dan Duta Besar Indonesia untuk ASEAN Rahmat Pramono (Kazakhstan)
Selain itu, ada pula mantan Dubes RI untuk Suriname Nur Syahrir Rahardjo (Bahrain), dan Inspektur Wilayah II Sahat Sitorus (Timor Leste), Sekretaris Jenderal Kemlu Yohanes Kristiarto Soeryo Legowo (Australia), dan Konsulat Jenderal Los Angeles Umar Hadi (Korea Selatan).
Ada pula Direktur Keamanan Diplomatik I Gusti Ngurah Ardiyasa (Sri Lanka), Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Esti Andayani (Italia), serta Direktur Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata Andy Rachmianto (Yordania). **ram
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








