Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Jimly Asshiddiqie: Sarankan Hakim Pengganti Patrialis Tidak Berasal Dari Kalangan Politisi
PELITARIAU, Jakarta - Presiden Joko Widodo mengeluarkan Keputusan Presiden (Keppres) pembentukan panitia Seleksi Hakim Mahkamah Konstitusi. Pansel bertugas mencari satu hakim MK untuk menggantikan Patrialis Akbar yang terjerat kasus suap uji materi UU Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Mantan Ketua MK Jimly Asshiddiqie menyarankan hakim pengganti Patrialis tidak berasal dari kalangan politisi. Menurutnya, calon hakim MK harus seorang negarawan.
"Negarawan ya bukan politisi. Lawan kata negarawan adalah bukan politisi gampangnya," kata Jimly di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (25/2).
Jika ada politisi yang tertarik menjadi hakim konstitusi, maka harus pensiun dari dunia politik selama 5 tahun seperti syarat menjadi anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU). Akan tetapi, lembaga MK tidak memiliki aturan hukum yang mengatur syarat tersebut. Persyaratan calon hakim MK merupakan hak diskresi dari Pansel.
"Kalau di KPU syarat jadi anggota KPU sudah berhenti minimal lima tahun dari parpol. Kalau di MK enggak ada syarat itu, karena UU belum mengatur karena akhirnya tergantung diskresi dari pansel," terangnya.
Menurutnya, lembaga yudikatif tertinggi itu membutuhkan hakim-hakim yang netral dari kepentingan politik golongan atau kelompok tertentu. Selain harus netral, hakim MK harus memiliki pengalaman kenegaraan yang cukup.
"Kita memerlukan seorang negarawan yang bisa kita yakini dan percaya untuk memikirkan kepentingan bangsa negara bukan membawa misi golongan politiknya," pungkasnya, seperti dilansir merdeka, Sabtu (25/02/2017).***PRC
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








