Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5284 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali
Verifikasi Data
Beban Gaji Rp 813 miliar, BKD Serakhan Ke Bupati Data Honorer Yang Akan Diberhentikan
ilustrasi :
PELITARIAU, Rihil - Data verifikasi tenaga honorer yang ada di Kabupaten Rokan hilir (Rohil) akan diserahkan ke bupati, dari 10 ribu tenaga honorer yang ada dalam data, sesuai rencana dan data produktifitas lebih dari 2 ribu tenaga honorer akan diberhentikan.
Tenaga honorer tersebut dengan rincian, 6 ribu orang terdapat di Dinas pendidikan sedangkan 4 ribu orang honorer menyebar di seluruh Satuan kerja (Satker) yang ada di Pemkab Rohil.
Dari total tenaga honorer, APBD Rohil setiap tahunya dibebani Rp 193 miliar hanya untuk gaji tenaga honorer, jika seluruh PNS ditotal untuk membayar gaji dari APBD Rohil dengan total Rp 813 miliar.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Rohil, Roy Azlan, dikonfirmasi pelitariau.com Jum,at (6/1/2017) menyebutkan, tim Verifikasi mulai memfinalkan jumlah tenaga honorer potensial untuk dipertahankan sesuai kebutuhan Pemkab Rohil. Januari 2017 ini kemungkinan besar ribuan honorer bermasalah akan dirumahkan atau diberhentikan sesuai beban Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Tim Verifikasi, baik tenaga pendidik, kesehatan, termasuk tenaga administrasi akan diserahkan ke Bupati H Suyatno. "Saya kira semua sudah tahulah tujuan dari pendataan tenaga honorer ini selain untuk kevalidan data, juga menyangkut beban APBD. Ini kan kewenangan pimpinan, jadi biar beliau yang memutuskan berapa tenaga honorer yang dirumahkan," terang Roy Azlan.
Namun demikian, Roy Azlan tak menampik jika melihat beban APBD, maka ribuan tenaga honorer yang tidak potensial bakal dirumahkan. "Tak hanya pengurangan honorer yang tidak potensial dan sering absen. Tetapi, dengan pendataan ini kita bisa tahu berapa tenaga honorer yang sudah diberhentikan atau mengundurkan diri serta yang meninggal," paparnya.
Dengan pendataan ini, sambung Roy Azlan, maka data yang dimiliki BKD dengan seluruh satker manjadi satu kesatuan. "Secara adminitrasi, belakangan ini kan satker punya data sendiri, sedangkan data yang ada dengan sering tidak sama karena satker itu sendiri tidak meng-upgrade datanya ketika melakukan penerimaan atau pemberhentian tenaga honorer," terang Roy Azlan. ***zp/Jar
BERITA LAINNYA +INDEKS
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .








