Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1127 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2802 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5356 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2450 Kali
Hebat, TNI Gagalkan Penyelundupan Mobil Malaysia di Perbatasan Kalbar
ilustrasi :
PELITARIAU, PUTUSSIBAU - Tim gabungan TNI yang bertugas di perbatasan Indonesia-Malaysia berhasil menggagalkan penyelundupan mobil asal Malaysia yang masuk melalui jalur "tikus" di area perkebunan sawit, tepatnya di Desa Kekurak, Kecamatan Badau, Kapuas Hulu Kalimantan Barat (Kalbar).
"Penggagalan penyelundupan mobil jenis Kembara plat nomor kendaraan QMS 4459 Malaysia itu di jalan jalur ilegal di sekitar perkebunan kepala sawit," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tanjungpura, Kolonel Inf Tri Rana Subekti dilansir okezone Rabu (4/1/2017).
Dia menjelaskan, pada Sabtu 31 Desember 2016 lalu sekira pukul 13.40 WIB, anggota SGI Tim V/KH mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa pada malam tahun baru akan ada penyelundupan mobil dari Malaysia melewati jalur ilegal yang belum diketahui posisinya.
Selanjutnya dilaksanakan koordinasi dengan Pasi Intel Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/UY, Tim Intelrem 121/Abw dan Unit Inteldim 1206/Psb, setelah itu dilakukan pendalaman serta melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut.
Kemudian kata Subekti pada Minggu 1 Januari 2017 pukul 03.00 WIB tim gabungan melaksanakan patroli ke jalan-jalan "tikus" atau jalur ilegal di Wilayah Kecamatan Badau yang diperkirakan dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.
"Pukul 04.30 WIB di Dusun Perumbang, Desa Kekurak, Tim Gabungan mendengar suara kendaraan dan sorotan lampu, selanjutnya Tim Gabungan melaksanakan pengejaran ke arah suara kendaraan dan sorotan lampu tersebut," ungkap Subekti.
Lebih lanjut Subekti menyampaikan bahwa ketika tim gabungan mendekati kendaraan tersebut dari jarak 200 meter, satu orang tidak dikenal yang sedang berusaha mendorong kendaraan keluar dari jebakan lumpur dikarenakan slip roda belakang berteriak seketika melarikan diri beserta satu orang sopirnya dan dilakukan pengejaran.
Namun, kedua tersangka kabur dan masuk ke perkebunan sawit wilayah Malaysia sehingga Tim Gabungan menghentikan pengejaran.
Setelah itu dilakukan pengecekan kendaraan roda empat yang ditinggalkan oleh kedua orang tidak dikenal tersebut didapat mobil Perodua Kembara Plat Nomor kendaraan QMS 4459 dan dua bilah senjata tajam selanjutnya diamankan di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/ UY.
"Saat ini barang bukti masih diamankan di Pos Kotis Satgas Pamtas Yonif Para Raider 502/UY," tandasnya. **zpn
BERITA LAINNYA +INDEKS
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








