Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2746 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5301 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Karhutla Kuansing Muncul Di Lahan 20 Hektar
banyak titik api ditemukan diatas lahan 20 haktare, lokasi tidak jauh dari TNTN di Kabupaten Kauansing
PELITARIAU, Kuansing – Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terjadi di sekitar Taman Nasional Teso Nilo (TNTN) daerah Desa Situgal, Kecamatan Logas Tanah Darat (LTD) Kabupaten Kuantan Singingi, karhutla muncul di beberapa titik, di atas lahan sekitar 20 hektar.
Menurut, Estate Manajer PT. Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), wilayah Baserah, Jordan Masro, ketika dihubungi mengakui Kejadiannya sekitar jam 4 sore Jumat kemarin (23/12), tim menara api menemukan api cukup banyak berupa spot-spot di luar konsesi yang berjarak 500 meter dari batas hutan tanaman, kemudian dilaporkan ke tim patroli dan cek ke posko, langsung personil dikerahkan ke lokasi untuk pemadaman.
Dalam proses pemadaman, sebanyak 12 personil ditambah tim sekuriti 2 orang, dilengkapi sejumlah peralatan, berupa satu unit water truck, 2 unit pompa mini striker dan slang sebanyak 40 roll, ujarnya.
Dijelaskannya, Tim berhasil memadamkan api tersebut dalam waktu singkat, sekitar pukul 17.30 WIB, dan barulah pada pukul 21.00 WIB, situasi aman terkendali, atau status out. Belum diketahui, penyebab dari kebakaran di lahan yang tengah dibuka untuk ditanami sawit itu, namun demikian usai pemadaman, pihak Estate Baserah langsung membuat laporan kepada pihak berwajib, atau Polsek LTD.
"Kemarin, Sabtu (24/12), dan Minggu (25/12), kita cek lagi, api sudah padam atau out total, dan sudah kita laporkan kepada pihak berwenang," paparnya.
Sebagai langkah antisipatif, ujarnya, Pihaknya juga rutin melakukan himbauan dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar tentang resiko dan kerugian membuka lahan dengan cara membakar, baik berupa brosur atau selebaran dari Polda Riau, bekerjasama dengan pihak terkait.
"Meski saat ini memang kondisinya musim hujan, tapi kalau kita lihat di lapangan bahan bakarnya itu kering, jadi mudah terbakar, inilah yang harus kita waspadai, apalagi status FDR (Fire Danger Rating.red) masih medium," Tukasnya. **Kasmalinda
BERITA LAINNYA +INDEKS
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.








