Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Aksi 2 Desember, Polri Antisipasi Kelompok Teroris
PELITARIAU, Jakarta – Kadiv Humas Polri Irjen Pol Boy Rafli Amar menyebutkan bahwa pihaknya terus mengawasi aksi bela Islam jilid III pada Jumat 2 Desember 2016. Pasalnya ditakuti ada jaringan kelompok teroris yang sengaja memanfaatkan momen tersebut.
"Sejauh ini penyelidikan terhadap kelompok-kelompok jaringan teror itu berjalan," ucapnya di Polda Metro Jaya, Senin, 28 November malam.
Boy menjelaskan bahwa pengamanan untuk mengantisipasi adanya teroris atau anggota ISIS pada demo tersebut berbeda dengan pengamanan demonstran biasa. Oleh karena itu, pihaknya telah membentuk tim khusus.
"Ya, memang pola penanganannya berbeda. Ya dengan pengamanan unjuk rasa atau pengamanan hari Jumat nanti. Jadi ini adalah tim khusus tetapi secara realitas yang jelas terjadi proses pemanfaatan pendomplengan isu unjuk rasa yang dilaksanakan 4 November itu ada kegiatan-kegiatan unsur jaringan teror," paparnya sebagaimana dikutip okezone.
Menurutnya, dugaan tersebut berkaca dari demo Bela Islam jilid II pada 4 November silam. Boy mengaku bahwa pihaknya telah menenumkan jaringan radikal yang sengaja memanfaatkan aksi tersebut.
"Mereka sudah berkumpul di daerah Menteng di sebuah tempat ibadah. Mereka sudah bergerak menuju arah Penjaringan. Mereka sudah mengamati tempat di DPR RI pada waktu itu dan tujuan mereka melakukan upaya perebutan senjata," kata Boy.
Namun, kata Boy, hal tersebut tidak sempat terjadi. Oleh karena itu, pihaknya akan meningkatkan pengawasan guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Selain itu, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan demo secara tertib.
"Jadi ini tidak berhasil dilaksanakan kita bersyukur, dan emang petugas kita andalkan senjata api saat bertugas itu. Biarlah ada tim khusus yang lakukan antisipasi itu. Apabila nanti ada hasil-hasil yang jelas konkrit akan kita sampaikan kembali. Kita apa adanya klo ada kalo tidak akan disampaikan," tutupnya. ***(r 10/prc)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








