Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Menteri KKP Susi Sebut Harga Ikan Laut Sudah Murah
PELITARIAU, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengungkapkan, betapa sulitnya mendapatkan ikan dalam 2 dekade terakhir dan mahalnya harga ikan. Menurutnya ini disebabkan karena banyaknya kapal-kapal pencuri ikan, berkurangnya tenaga nelayan, dan bangkrutnya puluhan pabrik pengolah ikan.
Tapi kini, Susi menilai harga ikan sudah sangat murah, terutama ikan laut yang memiliki kandungan protein sangat tinggi. Susi pun berharap, konsumsi ikan dapat dilakukan terus menerus.
"Saya berharap, konsumsi ikan bukan hanya dilakukan hari ini saja tapi seterusnya. Kandungan protein dalam ikan, sangat bagus untuk pertumbuhan dan mendorong cara berpikir", ujarnya melalui keterangan tertulis di Jakarta dikutip sindonews, Minggu (20/11/2016).
Dia menambahkan, melimpahnya ikan saat ini, merupakan anugerah bagi bangsa Indonesia yang dapat didayagunakan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, penghasil devisa serta pendukung terwujudnya ketahanan pangan dan gizi nasional.
Dalam rangka meningkatkan asupan gizi masyarakat untuk mendukung program Gemar ikan, KKP kembali mendistribusikan enam kontainer ikan untuk dibagikan kepada masyarakat di daerah rawan gizi dengan tingkat konsumsi ikan rendah, panti asuhan, Ponpes, yayasan yatim piatu, dan lembaga sosial lainnya.
Dua dari enam kontainer tersebut, masing-masing sebesar 24,5 ton, dibagikan di Jatim, yang penyerahan simbolisnya dilakukan oleh Menteri Susi di Ponpes Tebuireng Jombang, di bawah koordinasi Badan Pengembangan SDM dan Pemberdayaan Masyarakat Kelautan dan Perikanan (BPSDMP KP).
"Diharapkan upaya memberikan ikan secara gratis kepada masyarakat, dapat menjadi penghela sistem bisnis perikanan, sekaligus dapat menjadi solusi mewujudkan peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya pelaku utama sektor kelautan dan perikanan, yakni nelayan, pembudidaya, pengolah, dan pemasar hasil perikanan," pungkasnya.***(r 10)
Agrinas Dapat Dukungan Penuh Talang Mamak di Inhu, Patih Edi Darma dan Patih Sibun Ajak Jaga Kebun Yang Dikelola Pancawaskita
PELITARIAU, Inhu - Dukungan terhadap operasional pengelolaan ke.
Polsek Kelayang Lakukan Monitoring, Peternakan Kambing Warga di Kelayang Berkembang Pesat
PELITARIAU, Inhu – Menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026, jaja.
Dikelola PT Pancawaskita, Kebun Agrinas Rakit Kulim Jadi Harapan Ekonomi Baru Masyarakat Talang Mamak
PELITARIAU, Inhu - Dukungan masyarakat terhadap pengelolaan kebun kelapa sawit o.
Kapolsek Rengat Barat Cek Lahan Jagung Talang Jerinjing, Pastikan Program Ketahanan Pangan Berjalan
PELITARIAU, Inhu - Komitmen mendukung program ketahanan pangan nasional terus di.
Ini 7 Kegiatan Maraton Ketahanan Pangan Polsek Rengat Barat Di Hari Libur
PELITARIAU, Inhu – Meski dalam suasana hari libur nasional untuk peringatan Ha.
Ketahanan Pangan Jadi Prioritas, Polsek Rengat Barat Aktif Dampingi Program P2B
PELITARIAU, Inhu - Dalam rangka mendukung Program Asta Cita Presiden Republik In.








