Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kalau Ahok Tak Ditahan, Dikhawatirkan Demo 2 Desember Lebih Besar
PELITARIAU, Jakarta - Praktisi Hukum Razman Arif Nasution menilai, demo lanjutan 4 November yang akan digelar pada 2 Desember adalah aksi damai yang wajar dilakukan oleh umat muslim. Pasalnya, mereka meminta keadilan kepada Polri terkait kasus penistaan agama yang diduga dilakukan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Kata Reza, Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri telah menetapkan Ahok sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Langkah itu, kata Razman, sekaligus menepis anggapan masyarakat yang berpikir Presiden Joko Widodo pasang badan dalam kasus tersebut. Apalagi, Jokowi terkesan terlambat dalam merespon dugaan kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok tersebut.
"Namun, apapapun ceritanya, siapa saja yang salah itu harus ditegakkan hukumnya. Soal demo (Aksi Bela Islam III) nanti, ada keinginan (massa agar polisi segera) menahan (Ahok), itu wajar. Sebab, polisi itu memang harus adil," kata Reza saat dihubungui SINDOnews, Minggu (20/11/2016).
Kasus penistaan agama yang dilakukan Ahok, menurut Reza bukan hal baru di negeri ini. Bahkan, para pelakunya semua ditahan.
"Dahulu saja, sewaktu Arswendo Atmowiloto itu menghina Nabi Muhammad itu dia ditahan, Lia Aminuddin yang mengaku sebagai Rasul pun ditahan," tuturnya.
Apalagi, kata Razma, dalam kasus yang dilakukan Ahok itu, pelanggaran terhadap Pasal 165a KUHAP dan Pasal 28 ayat 2 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) telah terpenuhi unsurnya. Maka itu, dia pun khawatir kalau polisi tak segera menahan Ahok, gerakan massa akan lebih besar lagi nantinya.
"Unsur pasal yang dikenakannya masuk, hukumannya enam tahun. jadi memang harusnya (Ahok) itu ditahan. Kalau polisi tak segera menahan Ahok, menunjukan respon positif dengan keinginan rakyat, saya khawatir tanggal 2 Desember 2016 mendatang itu gerakannya lebih besar," katanya. ***(prc)
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








