Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Bursa Pemilihan Ketua PWI Kampar Memanas
PELITARIAU, Bangkinang- Menjelang pemilihan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kampar Rabu (22/10) suasana mulai memanas. Pemilihan akan diwarnai dengan munculnya kader muda PWI untuk mencalon di pemilihan nanti.
"Para kader muda PWI Kampar ini, akan memanaskan pemilihan. Sehinggan akan membuat warna baru serta harapan perubahan kepada para kader muda sangat besar , "tutur Arief, Minggu (19/10).
Ia menambahkan, selama berapa tahun belakangan ini, amat banyak penurunan kinerja di PWI Kampar. Dan bahkan terkesan sudah tidak punya kuku lagi sebagai lembaga sosial kontrol di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Kampar.
" Jadi dengan majunya kader baru PWI yang tidak diragukan lagi kredibelnya, bisa membawa marwah para insan Jurnalis di Kampar dan bisa menjadi organisasi pers lainnya,"harapnya.
Arief mengungkapkan, dalam pemilihan mendatang ini yang akan maju kader mudanya adalah Arief, Aulia, Akhir Yani dan Adi Jondri Putra. "Dan mereka ini akan menjadi kuda hitam untuk menandingi suara dari Afrizal (Ketua PWI Kampar) yang maju lagi dipemilihan mendatang,"sebutnya.
Sementara Aulia mengatakan dalam pemilihan ketua PWI Kampar ini, sudah saatnya yang muda harus memimpin dan perubahan pasti akan nampak jika yang muda memimpin. "Seperti hal Presiden RI berasal dari generasi muda, begitu juga PWI Kampar harus dipimpin yang muda,"pungkasnya.
Harapan dalam pemilihan yang akan digelar waktu dekat ini, akan membawa organisasi Pers Kampar dapat lebih terpandang. "Karena Pers adalah sosial kontrol, jadi tentunya marwahnya harus dijaga sampai kapanpun. Karena kalau tidak dijaga Pers akan disepelekan nantinya,"tegasnya.
Khusus untuk ketua yang terpilih nantinya dalam pemilihan mendatang, diharapkan bisa lebih bijak lagi dan tidak bisa di atur oleh kepentingan lain.
"Karena PWI adalah lembaga kredibel dan tidak boleh terkontaminasi oleh kempentingan yang merugikan masyarakat. Sehingga sosial kontrol bisa berjalan dengan baik di Kampar,"ungkapnya. (kor. lia)
Editorial: Rio Ahmad
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









