Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
KLH akan Lepas Lahan 4,1 Juta Hektare untuk Masyarakat
PELITARIAU, Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) akan melepaskan 4,1 juta hektare lahan untuk masyarakat di kawasan hutan melalui program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA).
Menteri LHK Siti Nurbaya mengatakan lahan yang dilepaskan itu adalah terkait dengan program pemerintah, salah satunya transmigrasi. Selain itu, TORA juga akan berkaitan dengan program pangan oleh Kementerian Pertanian.
“Lokasi TORA yang berasal dari kawasan hutan, diarahkan untuk memberikan kepastian hukum atas penguasaan tanah oleh masyarakat di dalam kawasan hutan,” kata Siti dalam situs Sekretariat Kabinet, yang dikutip CNNIndonesia.com, Minggu (30/10).
Saat ini, implementasi TORA masih dikoordinasikan dengan Kantor Staf Presiden. Siti mencontohkan program itu adalah mengatur ulang kepemilikan lahan, misalnya bagi penduduk yang tinggal di kawasan hutan kawasan produksi.
Menteri Siti juga mengedepankan peran masyarakat, khususnya masyarakat adat terkait dengan skema bisnis kehutanan yang meliputi Hutan Rakyat dan Hutan Adat.
KLHK menyatakan pihaknya terus melakukan persiapan terkait dengan TORA, di antaranya adalah sarana dan prasarana, pelatihan teknis dan manajemen koperasi.
Tak Menyelesaikan Ketimpangan
Terpisah, Kepala Departemen Advokasi Kebijakan Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) Yahya Zakaria mengatakan selama kebijakan pemerintah soal reforma agraria hanya lebih pada program bagi-bagi tanah, tanpa menyelesaikan ketimpangan lahan.
Apalagi, dia menuturkan, pemerintah lebih mementingkan investor melalui deregulasi di daerah.
“Terdapat standar ganda, dimana Jokowi-JK ingin dongkrak kesejahteraan rakyat melalui ‘reforma agraria’, tapi di sisi lain, liberalisasi ekonomi terus terjadi,” kata Yahya dalam rilis resmi beberapa waktu lalu.
KPA menyatakan reforma agraria harus diprioritaskan pada penyelesaian konflik lahan itu sendiri. Yahya menegaskan hal itu dilakukan agar pemerintah tak kembali salah sasaran dalam menyelesaikan persoalan redistribusi lahan.***(r 19)
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.








