• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
  • Home
  • Sindikat
  • Politik
  • Riau Raya
    • Pelalawan
    • Kuantan Singingi
    • Rokan Hilir
    • Rokan Hulu
    • Bengkalis
    • Dumai
    • Kepulauan Meranti
    • Indragiri Hilir
    • Indragiri Hulu
    • Kampar
    • Siak
    • Pekanbaru
  • Legislator
    • DPRD Pelalawan
    • DPRD Kuantan Singingi
    • DPRD Rokan Hilir
    • DPRD Rokan Hulu
    • DPRD Bengkalis
    • DPRD Dumai
    • DPRD Kepulauan Meranti
    • DPRD Indragiri Hilir
    • DPRD Indragiri Hulu
    • DPRD Kabupaten Kampar
    • DPRD Kabupaten Siak
    • DPRD Pekanbaru
  • Ekonomi & Bisnis
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • More
    • Sastra & Budaya
    • Nasional
    • Tausiah
    • Sosialita
    • Tokoh
    • Kopi Paet
    • Pelitariau TV
    • Pilihan Editor
    • Terpopuler
    • Galeri
    • Indeks
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Info Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer
  • Kontak Kami
Masukkan Kata Kunci atau ESC Untuk Keluar

Pilihan

  • +INDEX
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1085 Kali
Dheni Kurnia Kembali Pimpin JMSI Riau, Perkuat Media Siber Untuk Jurnalime Berkualitas
Dibaca : 2365 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2733 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5283 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2425 Kali

  • Home
  • Riau Raya
  • Kuantan Singingi

Dokter Spesialis RSUD Telukkuantan Mogok Kerja

Redaksi

Jumat, 17 Oktober 2014 01:38:00 WIB
Cetak
Dokter Spesialis RSUD Telukkuantan Mogok Kerja

PELITARIAU.Telukkuantan – Kegiatan pelayanan terhadap pasien RSUD Teluk Kuantan,Kamis ( 16/10/2014 )  tidak berjalan sebagaimana mestinya. Pasalnya, dokter spesialis yang bekerja di RUSD tersebut sedang melakukan aksi mogok kerja akibat buruknya manajemen dan pengelolaan oleh pimpinan RSUD ini.



Namun dari pantauan wartawan di RSUD Teluk Kuantan saat itu, mogok kerja hanya dilakukan oleh para dokter spesialis. Namun untuk  dokter umum, perawat dan bidan serta tenaga kesehatan lain serta tenaga adminitrasi tetap berjalan seperti biasa.


Sejumlah dokter spesialis yang ditemui wartawan di RSUD Teluk Kuantan mengakui mereka sedang melakukan mogok kerja. Mogok kerja mereka lakukan mengingat buruknya manajemen pengelolaan RSUD, salah satu dampak dari hal itu. RSUD saat ini kekurangan obat-obatan dan peralatan untuk menangani pasien, sehingga para dokter sangat kesulitan dan serba mengalami kondisi dilema saat melayani pasien.


Mogok kerja dilakukan setelah usaha mereka menyampaikan keluhan kepada pimpinan DPRD tidak mendapat respon sampai saat ini. Mogok kerja dilakukan mereka, agar pimpinan daerah dan masyarakat mengetahui buruknya kondisi RSUD Teluk Kuantan saat ini.


Alfredo Hariadi salah seorang dokter spesialis RSUD Teluk Kuantan, mengatakan, mogok kerja merupakan upaya terakhir yang telah mereka usahakan selama ini agar kondisi di RSUD mendapat perhatian untuk dibenahi. Alfredo dan dokter spesialis lainnya mengakui kalau mogok kerja yang mereka lakukan terbatas di poli. Untuk penanganan UGD dan operasi masih mereka lakukan, mengingat nasib pasien yang harus diperhatikan.


“ Kalau tidak begini, pimpinan dan warga masyarakat tidak akan mengetahui kondisi sebenarnya, padahal kondisi ini sudah lama terjadi. Ini hendaknya menjadi momentum melakukan pembenahan dan perbaikan RSUD dalam melayani masyarakat,”ujarnya.


Bahkan saat itu beberapa dokter spesialis menceritakan pengalaman mereka akibat kekurangan obat-obatan dan peralatan itu. Diantaranya terdapat seorang pasien yang hendak menjalani operasi sempat terlantar akibat benang jahitan tidak tersedia di RSUD. Akibatnya dokter dan keluarga pasien harus mencari benang jahitan ke RSIA Milano.


Begitu juga dengan obat generic juga sangat kekurangan. Bahkan ada kejadian pasien harus membeli jarum suntik saja yang seharga tiga ribu rupiah keluar dari rumah sakit. Begitu juga dengan alat USG seringkali mengalami kerusakan. Kondisi ruang operasi yang seharusnya steril dan bersih juga tidak memadai, karenanya sering ada binatang seperti kecoak di ruang  operasi berkeliaran. Peralatan stetoskop yang harus dipegang dokter saat memeriksa pasien juga kurang, padahal peralatan ini penting dalam menunjang dokter melakukan pemeriksaan  terhadap pasien.


Kondisi tersebut membuat imej masyarakat menjadi buruk kepada dokter, seolah-olah dokter mengarahkan untuk membeli peralatan ke tempat praktek, padahal memang di RSUD tidak tersedia. Kalau tidak dilayani dan menunggu  dari RSUD, kondisi dan nasib pasien bisa berakibat fatal.


Para dokter spesialis itu merasa heran dengan pasokan obat-obatan dan peralatan yang sering rusak tanpa perbaikan. Padahal pemerintah daerah sudah mengalokasikan dana untuk hal tersebut. Karena itu mereka menganggap, buruknya manajemen pengelolaan RSUD menjadi penyebab hal ini.


Mereka juga mengeluhkan tunjangan medis yang juga belum diterima hampir setahun padahal seharusnya mereka menerima sekali dalam sebulan.


Sementara itu Direktur RSUD Teluk Kuantan, dr David Oloan Napitupulu, MARS membantah manajemen pengelolaan RSUD amburadul.Menurut David mogok kerja para dokter spesialis tersebut akibat mereka tidak memahami adminitrasi dan prosedur pencaiaran keuangan.


David juga membantah, obat-obatan dan peralatan di RSUD minim.  Untuk stetoskop tersedia dan dapat dichek ke Poli secara langsung. Untuk   peralatan USG yang berada di Poli memang rusak, namun RSUD memiliki tiga USG. “ Mereka sebenarnya dapat menggunakan peralatan USG diruangan lain. Untuk perbaikan USG yang rusak harus dikirim ke Jepang, pihaknya saat ini tengah mengajukan bantuan dana ke Kantor Bupati dan sedang dalam proses,”ujarnya. Seperti diberitakan kuansingterkini.com.(ktc/ cr. alfi)

 

Editorial: Alfi Amd

 



[Ikuti PelitaRiau.Com


pelitariaumedia

BERITA LAINNYA +INDEKS

Riau Raya

Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah

Rabu, 01 Juli 2026 - 18:00:58 WIB

PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.

Riau Raya

DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan

Rabu, 01 Juli 2026 - 17:49:27 WIB

PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .

Riau Raya

Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola

Rabu, 01 Juli 2026 - 15:23:28 WIB

PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.

Riau Raya

Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna

Rabu, 01 Juli 2026 - 15:00:13 WIB

PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .

Riau Raya

Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:17:36 WIB

PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .

Riau Raya

Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti

Rabu, 01 Juli 2026 - 14:13:04 WIB

PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.

Terkini

  • +INDEX
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
01 Juli 2026
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
01 Juli 2026
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
01 Juli 2026
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
01 Juli 2026
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
01 Juli 2026
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
01 Juli 2026
Polresta Pekanbaru Peringati Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen Polri Presisi untuk Masyarakat dan Dukung Program Nasional
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Sertijab Kabagops, Kapolsek Pulau Burung dan Kapolsek Kempas
01 Juli 2026
Polres Indragiri Hilir Gelar Upacara Hari Bhayangkara ke-80, Teguhkan Komitmen 80 Tahun Mengabdi Polri Untuk Masyarakat
01 Juli 2026
Utamakan Pelayanan, Klinik Lapas Bersama Ka.KPLP Tangani Pengunjung Yang Alami Gangguan Kesehatan
01 Juli 2026

Terpopuler

  • +INDEX
  • 1 Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
  • 2 Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
  • 3 Bedah Rumah untuk Warakawuri Jadi Kado Istimewa Polres Meranti di Hari Bhayangkara ke-80
  • 4 Wabup Muzamil Instruksikan Seluruh Aparat Desa Dukung Percepatan Sensus Ekonomi 2026
  • 5 Bupati Asmar Teken Kerja Sama Program Desa Bebas Api, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Kepulauan Meranti
  • 6 Wakapolres Kepulauan Meranti Hadiri Penandatanganan MoU Desa Bebas Api PT RAPP, Perkuat Sinergi Cegah Karhutla
  • 7 Meriahkan Hari Bhayangkara Ke - 80 Polres Meranti Gekar Olaraga Bersama Penuh Kebersamaan

Ikuti Kami

Tentang Kami
Redaksi
Pedoman Pemberitaan
Info Iklan
Kontak
Disclaimer

PelitaRiau.Com ©2014 | All Right Reserved