Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
ForDAS Riau Kembali Soroti PETI di Kuansing
PELITARIAU.Telukkuantan - Ketua Forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Provinsi Riau, Ir Mardianto Manan MT kembali menyoroti semakin maraknya aktivitas penambangan emas tanpa izin (PETI) di sepanjang Sungai Kuantan, mulai dari Kecamatan Hulu Kuantan hingga Cerenti.
"Berulang kali kita sampaikan, PETI akan selalu merajalela apabila ada aparat yang memback up. Kalau benar-benar serius, bisa ditertibkan dengan cepat. Sekarang bisa kita lihat, kembali marak," kata Mardianto Manan, saat jumpa pers di Teluk Kuantan, usai hadiri peringatan Hari Jadi Kuansing ke-15 di Teluk Kuantan, Senin (13/10/2014) kemarin.seperti diberitakan kuansingterkini.com
Mardianto merasa perlu menyampaikan dampak negatif dari PETI kepada publik, karena memang membawa dampak buruk terhadap keberlangsungan lingkungan hidup, terutama di lingkungan sungai, seperti ikan dan habitat di dalamnya yang tidak bisa lagi dikonsumsi. Dan pihaknya dari Fordas akan terus berupaya menyampaikan dampak buruk tersebut kepada masyarakat. "Memang menguntungkan secara ekonomi terhadap pribadi-pribadi, tapi kan dampak buruknya dirasakan banyak masyarakat," katanya.
Maraknya PETI di sepanjang Sungai Kuantan, diakuinya, karena aparat, baik aparat keamanan maupun aparat penyelenggara pemerintahan memang tak serius menertibkannya. Akibatnya, aktivitas yang merusak lingkungan itu tetap saja marak dan juga meresahkan.
Menurut akademisi asal Kuansing ini, tanda aparat diduga kuat terlibat memback up PETI bisa diketahui setelah dilakukan penertiban. "Kalau hari ini kita tertibkan, lalu beberapa hari lagi kembali marak, itu dipastikan ada aparat yang bermain. Dan itu tanda, kalau kita ingin membuktikan ada aparat yang tidak serius menertibkan," ungkap Mardianto.
Jika aparat benar-benar serius menyelamatkan lingkungan sungai, Mardianto menyarankan agar Bupati dan Kapolres menginstruksikan dengan tegas kepada jajarannya untuk menertibkan. Dengan sedikit mengancam, Bupati dan Kapolres, katanya, bisa dengan tegas dan cepat menertibkan aktivitas illegal tersebut.
"Bupati tinggal perintahkan camat, Kapolres tinggal perintahkan Kapolsek. Kalau mereka serius, kita yakin PETI bisa ditertibkan. Ini ndak, tak ada sedikitpun upaya serius untuk menyelamatkan lingkungan. Dan kita sangat menyayangkan sungai-sungai di Kuansing banyak yang tercemar," kesalnya lagi.
Sosialisasi bahaya dampak PETI, disadarinya juga telah disampaikan. Namun upaya serius aparat untuk menertibkannya setiap hari perlu dipertanyakan. "Dulu waktu seminar, baik pemerintah maupun aparat keamanan siap memberikan sanksi jika ada aparat yang bermain. Buktinya sekarang tidak ada realisasi," katanya lagi.
Sementara itu, Wakapolres Kuansing Kompol Maryono SH MH yang dikonfirmasi wartawan, Selasa (14/10) siang menyatakan komitmennya untuk menertibkan PETI di wilayah Kuansing. Dan pihaknya dalam waktu dekat, akan melaksanakan razia gabungan bersama Pemkab Kuansing. "Namun yang pasti tidak ada kita terlibat terkait PETI ini," ujarnya. (ktc/alfi)
Editor:Alfi Amd
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









