Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2747 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5302 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Ahok Didukung PDI-Perjuangan
Boy Sadikin Mundur Dari Ketua PDI-Perjuangan DKI Jakarta, Ini Hubunganya Dengan Ahok
Ketua DPD-PDI-Perjuangan DKI Jakarta, Boy Sadikin
PELITARIAU, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan (PDI-Perjuangan) DKI Jakarta, Boy Sadikin resmi mengundurkan diri sebagai kader partai berlambang banteng moncong putih.
Pengunduran dirinya dilakukan setelah PDIP resmi mengusung petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
Menurutnya, calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan tidak memiliki konsisten sebagai seorang pemimpin. Pasalnya, Ahok sering berpindah-pindah partai.
"Jadi kalau seandainya saya mengambil keputusan di luar (mendukung) Ahok, tapi masih di partai, kan aneh. Iya dong? Kan kalau masih di partai harus mengikuti keputusan partai. Loh kan saya sudah mengundurkan diri (dari PDIP). Saya sudah bebas. Jadi bisa memilih yang lain," kata Boy dilansir Okezone, Kamis (22/9/2016).
Boy menambahkan, surat pengunduran dirinya yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 21 September 2016 dan sudah resmi keluar hari ini.
"Mohon maaf sekali saya sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan Ahok. Partai dimainkan, SARA dimainkan. Kepribadiannya yang suka memarahi PNS seakan paling benar. Pembuat SARA itu Ahok sendiri," pungkasnya.**prc.
Pengunduran dirinya dilakukan setelah PDIP resmi mengusung petahana Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat dalam pemilihan gubernur (Pilgub) DKI Jakarta 2017.
Menurutnya, calon gubernur yang diusung PDI Perjuangan tidak memiliki konsisten sebagai seorang pemimpin. Pasalnya, Ahok sering berpindah-pindah partai.
"Jadi kalau seandainya saya mengambil keputusan di luar (mendukung) Ahok, tapi masih di partai, kan aneh. Iya dong? Kan kalau masih di partai harus mengikuti keputusan partai. Loh kan saya sudah mengundurkan diri (dari PDIP). Saya sudah bebas. Jadi bisa memilih yang lain," kata Boy dilansir Okezone, Kamis (22/9/2016).
Boy menambahkan, surat pengunduran dirinya yang ditujukan kepada Ketua Umum DPP PDIP, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 21 September 2016 dan sudah resmi keluar hari ini.
"Mohon maaf sekali saya sudah tidak tahan lagi melihat kelakuan Ahok. Partai dimainkan, SARA dimainkan. Kepribadiannya yang suka memarahi PNS seakan paling benar. Pembuat SARA itu Ahok sendiri," pungkasnya.**prc.
BERITA LAINNYA +INDEKS
DPRD Riau Turun ke Warga: Ginda Burnama Sosialisasikan Ranperda RT RW di Marpoyan Damai
PELITARIAU, PEKANBARU – Anggota DPRD Provinsi Riau, Ginda Burnama ST MT, mengg.
Ini Kata Mona Sri Wahyuni Usai Pelantikan Pengurus PAN se Riau oleh Zulkifli Hasan
PELITARIAU, Pekanbaru - Anggota DPRD kota Pekanbaru, Mona Sri Wahyuni SE, AK men.
Polres Pelalawan Gerebek Rumah Kontrakan di Rawang Sari, 28 Paket Sabu Disita
PELITARIAU, Pelalawan - Sat Resnarkoba Polres Pelalawan kembali menggagalkan per.
DPD PDI Perjuangan Provinsi Riau Gelar Berbuka Puasa Bersama Dan Santuni Puluhan Anak Yatim
PELITARIAU Pekanbaru - Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Provinsi Riau .
Sekjen DPP PDI-P Hasto Kristiyanto: Konferda Momentum Untuk Memperkuat Akar Rumput Partai dan Kader
PELITARIAU, Pekanbaru – Sabtu (22/11/2025) bertempat di Hotel Labersa Se.
Drs H Asra Faber MM: Orang Baik Harus Paham Politik Jika Tidak, Penjahat yang Kendalikan
PELITARIAU, Sumbar - Orang baik, harus paham mengenai politik. Jika tidak,.








