Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1089 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2739 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5288 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2428 Kali
Ditemukan Meteorit Berbobot 30 Ton, Ini Penemunya
Ilmuwan di Argentina menarik metorit berbobot 30 ton
PELITARIAU. com - Sebuah batu besar berbobot 30 ton berhasil diekskavasi dari Campo del Cielo pada beberapa hari lalu. Lokasi tersebut merupakan tempat populer di Argentina yang diyakini menjadi lokasi jatuhnya meteorit.
Beberapa laporan mengklaim, batu besar tersebut merupakan meteorit utuh terbesar kedua yang ditemukan di Bumi. Untuk mengonfirmasi hal itu, para ilmuwan melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Dikutip dari News.com.au, Rabu (14/9/2016), mereka pun melakukan pengujian komprehensif terhadap material batu untuk mengonfirmasi apakah benda tersebut merupakan meteorit atau bukan.
Banyak orang meyakini batu itu berasal dari angkasa luar, mengingat batu itu ditemukan di tempat yang terkenal sebagai lokasi jatuhnya meteorit.
"Itu ditemukan di Campo del Cielo, tempat di mana hujan meteorit logam jatuh sekitar 4.000 tahun lalu," ujar tim penyelidik seperti dikutip oleh media lokal.
"Ukuran dan beratnya mengejutkan kami," ujar Presiden Astronomy Association of Chaco, Mari Vesconi, ketika mengetahui bahwa berat batu tersebut melebihi 30 ton.
Hingga kini rekor meteor terbesar di dunia ditemukan di Namibia. Batu angkasa luar bernama Hoba itu memiliki berat lebih dari 60 ton dan ditemukan hampir satu abad lalu oleh seorang petani yang sedang membajak sawah.
Sejumlah bagian Hoba telah diambil untuk tujuan penyelidikan ilmiah, dan menurut penelitian ia mendarat sekitar 80.000 tahun lalu.
Tak hanya di Namibia, Argentina juga merupakan 'rumah' bagi meteorit raksasa. Sebelum menemukan batu dengan bobot 30 ton pada akhir pekan lalu, sebuah meteorit bernama El Chaco yang ditemukan di lokasi yang sama pada 1969 memiliki berat 37 ton.
Mungkin Argentina saat ini dapat mengklaim memiliki dua dari tiga meteorit terbesar yang ditemukan di Bumi. **prc
BERITA LAINNYA +INDEKS
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.
Titiek Soeharto Apresiasi Transformasi Nusakambangan, Jadi Sentra Ketahanan Pangan dan Pembinaan Warga Binaan
PELITARIAU, Cilacap – Ketua Komisi IV DPR RI, Titiek Soeharto, mengapresiasi t.
JMSI Jambi Audiensi Perdana dengan Gubernur Al Haris, Tegaskan Sinergi Dukung Keterbukaan Informasi
PELITARIAU, Jambi - Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi audiens.








