Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kota Paking dan Bengkalis Berasap Tebal, Masyarakat Terpaksa Gunakan Masker
PELITARIAU, Bengkalis - Beberapa wilayah di Kab Bengkalis saat ini sudah di kepung kabut asap yang berasal dari Kebakaran Lahan dan Hutan (Karlahut). Diperkirakan karlahut penyebab kabut asap terjadi di beberapa titik seperti di Pinggir dan Bukit Batu.
Dari informasi yang diperoleh dari beberapa warga bahwa kabut asap mulai menebal dan dirasakan masyarakat kota Sungai Pakning pada siang dan sore hari ini, Jumat (26/8). Untuk beraktifitas terpaksa masyarakat menggunakan masker sebagai pelindung dari kabut asap yang terus menebal.
"Kabut asap yang cukup tebal dirasakan mulai hari ini (Jumat, red) terutama sejak siang sampai sore. Bahkan kabut asap ini sudah masuk kedalam rumah-rumah warga dan jalan menjadi gelap sebelum waktunya akibat matahari terselimut kabut asap,"jelas Arifullah salah seorang warga kota Sungai Pakning.
Selain itu menurutnya kalau melihat kondisi saat ini diperkirakan kabut asap akan terus menebal melanda kota Sungai Paking. Untuk itu pihak pemerintah serta pihak terkait lainnya diharapkan mengambil langkah-langkah agar tidak banyak masyarakat yang terserang penyakit akibat kabut asap ini.
"Pihak dinas kesehatan diharpkan juga untuk dapat membagi-bagikan masker gratis kepada masyarakat kota Sungai Pakning secepatnya. Jangan sampai nanti setelah masyarakat banyak yang mendertita sakit baru sibuk nak bagi-bagi masker,"terang Arrifullah.
Meskipun berasap tebal tampaknya kondisi udara di Pakning dan Bengkalis masih dalam kategori sehat, sedang di Kota Duri Mandau dalam kondisi berbahaya.
Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Bengkalis Arman AA menghimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan yang bisa berdampak pada hukum dan kesehatan orang banyak.
"Selain itu kita menghimbau kepada masyarakat yang lanjut usia, ibu hamil dan anak- anak agar mengurangi aktivitas diluar rumah,"sebutnya kepada sejumlah wartawan, Jum'at (26/8).
Selanjutnya diungkapkannya kalau Bengkalis dan daerah lainnya, masih dalam kondisi sehat. Kecuali Duri kondisi udaranya sudah berbahaya bagi kesehatan .(r 10)
Pemkab Meranti dan Konsulat Malaysia Perkuat Kerja Sama, Buka Peluang Kerja, Beasiswa, hingga Pasar Produk Lokal
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terus memperkuat hub.
Bupati Asmar Ingatkan Pilkades Jangan Sampai Pecah Belah Masyarakat
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti H. Asmar mengingatkan seluru.
Bupati Asmar Lepas Kontingen E-Sport Meranti, Targetkan Tembus Tiga Besar dan Lolos ke Tingkat Nasional
PELITARIAU,Meranti - Semangat membara mengiringi keberangkatan kontingen E.
Polresta Pekanbaru Terima Asistensi dan Verifikasi Lapangan Scaling Up Inovasi Pelayanan Publik Polri
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru menerima kunjungan Tim Asistensi da.
Diduga Jadi Korban Begal, Pria di Selatpanjang Akui Rekayasa Cerita Karena Terlilit Utang
PELITARIAU,Meranti - Kabar dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (cura.
Pemkab Meranti Terus Tindak Lanjuti Rekomendasi BPK Atas Temuan Pada Dinas PUPR
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti menegaskan komitmenn.








