Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
42 Warga Rohil Terserang Penyakit Kaki Gajah
PELITARIAU,Rohil- Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sebagai kabupaten endemis penyakit kaki gajah (filariasis). Penyakit yang disebabkan gigitan semua nyamuk itu terus meningkat. Tercatat ada 42 warga terserang penyakit itu yang tersebar di sejumlah kecamatan.
“Saat ini saja data untuk penderita kasus kaki gajah total mencapai 42 orang,” kata Plt Sekda Rohil Surya Arfan MSi saat menggelar rapat koordinasi di lantai IV kantor Bupati Rohil, Kamis (11/8) pagi.
"Tahun ini merupakan tahun kelima pemberian obat pencegahan massal penyakit filariasis. Secara umum, upaya yang dilakukan Pemkab Rohil pada tahap sebelumnya telah mencapai target. Dan, 1 Oktober nanti kegiatan ini akan dilakukan serentak di seluruh wilayah yang tergolong dalam wilayah endemis penyakit ini,’’ ujar Sekda.
Menurutnya, sasaran pemberian obat pencegahan massal filariasis ini adalah seluruh masyarakat Rohil yang tergolong pada kelompok usia di atas dua tahun, kecuali ibu yang dalam kondisi hamil.
Sejauh ini, lanjut Sekda, sudah ditemukan sejumlah kasus penyakit filariasis di beberpapa kecamatan di Rohil. Di antaranya, Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rimba Melintang dan Batu Hampar.
"Penyakit ini tidak dapat diobati. Untuk itu upaya yang dilakukan Dinkes Rohil yakni melakukan tata kelola agar tidak memperburuk kondisi penderita,"tambahnya.
Ia mengharapkan, melalui Rakor ini akan terbentuk komitmen untuk mensukseskan gerakan pemberian obat massal penyakit filariasis sehingga nantinya penderita penyakit ini tidak bertambah dan tahun 2020 mendatang tidak lagi ditemukan.
Harapan yang sama juga disampaikan Kepala Dinas Kesehatan HM Junaidi Saleh, melalui rapat koordinasi ini diharapkan mampu membangun semangat dalam upaya pengoptimalan bulan eliminasi kaki gajah. Sekaligus untuk mengevaluasi kendala yang ditemukan pada tahapan sebelumnya.
Untuk itu, ia menghimbau agar semua pihak yang terkait dapat membangun satu komitmen guna mensukseskan pemberian obat pencegahan massal filariasis pada 1 Oktober mendatang.
"Saya berharap, melalui Rakor ini dapat memacu semangat semua pihak terkait untuk membentuk satu komitmen demi mencapai hasil yang terbaik. Semoga kerja keras kita dapat memberikan hasil terbaik bahwa masyarakat Rohil terhindar dari penyakit ini,"ujarnya.***Jr
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









