DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Ditemukan Mayat Di Tower PT. Indosat Selatpanjang

Editor : Selasa,07 Oktober 2014 | 02:46:00 WIB
Ditemukan Mayat Di Tower PT. Indosat Selatpanjang Ket Foto : Mayat Di Tbawah Tower PT. Indosat Selatpanjang

PELITARIAU, Selatpanjang- Warga Kota Selatpanjang dihebohkan dengan  penemuan mayat di tower telekomunikasi milik PT Indosat jalan Yos Sudarso, Selatpanjang. Penemuan mayat  sekitar pukul 09.30 Wib pada  Selasa (7/10) langsung mendapatkan perhatian aparat Kepolisian setempat.

 

Dugaan sementara, korban meregang nyawa dibawah tower itu akibat tersengat listrik berkekuatan 10.000 Volt. Tampak sejumlah pejabat Kepolisian, antara lain, Kasat Reskrim Polres Kepulauan Meranti, AKP Antoni Lumban Gaol SH MH dan Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi SH, turun langsung mengamankan TKP.

Mayat pertama kali ditemukan Budi Santoso (26), salah seorang operator PT Indosat, warga jalan Perumbi Selatpanjang. Menurutnya  ia sengaja mendatangi instalasi tower telekomunikasi itu, setelah mendapat informasi gangguan jaringan telepon seluler.

"Ada informasi trouble jaringan dan pagi tadi saya mendatangi tower ini untuk mengecek kondisi, ternyata ada mayat disini, maka langsung saya laporkan ke polisi," kata Budi.

Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dilakukan aparat Kepolisian, diduga korban tersengat listrik akibat berusaha memutus sebuah kabel bertegangan tinggi yang ditanamkan di tanah. Tegangan listrik itu menyebar karena kondisi tanah di TKP yang berlumpur dan terendam air.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kepulauan Meranti, AKP Antoni Lumban Gaol SH MH, di TKP mengatakan, pihaknya menduga korban yang diketahui bernama Sawal (25), tewas diduga hendak melakukan pencurian dengan terlebih dahulu mencoba memutus instalasi listrik pada tower milik PT Indosat itu.

"Ada sebuah kabel listrik bertegangan tinggi yang diduga berusaha diputus oleh pelaku. Dari kabel itu menyebabkan pelaku tersengat listrik dan meninggal dunia ditempat," kata Kasat, didampingi Camat Tebingtinggi, Asroruddin dan Sekcam Edi M Noor, yang turut hadir bersama sejumlah tim medis RSUD Selatpanjang, saat di TKP.

Sejumlah barang bukti (BB) yang berhasil diamankan petugas Kepolisian, lanjut Kasat, antara lain, sebuah handphone merek nokia, kunci sepeda motor merek suzuki, sebungkus rokok lucky strike yang telah dibuka, mancis kriket warna merah, gelang tangan dan sendal jepit warna hitam. "Kami menduga pelaku lebih dari satu orang," kata Kasat.

Hasan, warga jalan Handayani Selatpanjang, yang pernah mengerjakan pembangunan instalasi tower telekomunikasi itu, kepada wartawan mengatakan, posisi meninggalnya korban berdekatan dengan kabel listrik bertegangan 10.000 Volt yang dihubungkan ke instalasi pemancar provider IM3.

"Tower ini dibangun sejak tahun 2003 silam. Kalau dilihat dari posisi meninggalnya korban, tepat dekat kabel travo listrik berkekuatan 10.000 Volt yang saya kerjakan tahun 2013 lalu. Disitu juga ada kabel listrik untuk AC dan kabel listrik yang disambungkan ke rumah penjaga tower," ungkapnya.(kor. nto)

 

Editorial: Rio Ahmad


Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved