Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Wawako : Penjabat Jangan Risau Isu Mutasi
PELITARIAU, Dumai- Isu mutasi pejabat eselon II dan III yang santer beredar saat ini, ditampik Wakil Walikota Dumai, Eko Suharjo. Dia mengimbau, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemko Dumai tidak resah dengan adanya isu tersebut.
Malahan, Wawako meminta para ASN tetap fokus bekerja sesuai dengan tugas, pokok dan fungsinya (Tupoksi) masing-masing. ''Pegawai tidak perlu resah, karena isu mutasi pada Agustus ini tidaklah benar, dan pemerintah akan melakukan sesuai dengan perundangan ASN berlaku,'' kata Eko Suharjo kepada wartawan senin (01/08/16).
Menurutnya, kepala daerah belum berencana melakukan mutasi pejabat eselon II pada Agustus ini, karena hal itu membutuhkan proses dan harus mengacu dengan aturan kepegawaian.
''Untuk melakukan rotasi jabatan di satuan kerja perangkat daerah (SKPD), pemerintah harus menjalankan sesuai undang - undang ASN sebagai payung hukum dan melalui sistem seleksi atau assessment,'' jelasnya.
Karena itu, pemerintah tidak mau gegabah dalam memutuskan pelaksanaan rotasi pejabat ini karena mesti dibarengi juga dengan langkah evaluasi untuk melakukan penilaian kinerja pegawai. ''Harus ada pengukuran kinerja pejabat dan melaksanakan mutasi dengan sistem lelang jabatan, jika daerah tidak mau terkena sanksi,'' ujarnya.
Isu mutasi yang berkembang di Kota Dumai, dikarenakan masa kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Dumai akan melewati enam bulan sejak dilantik pada Februari 2016 lalu.
Diketahui, saat ini ada Lima SKPD dilingkungan Pemerintah Kota Dumai yang dijabat oleh pelaksana tugas. Diantaranya, Dinas Pariwisata, Budaya Pemuda dan Olahraga, Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Tata Kota, Kebersihan dan Pertamanan, Badan Keluarga Berencana, Perlindungan Perempuan dan Anak (BKBP3A) serta Sekretaris DPRD Kota Dumai.
Kekosongan pejabat di Lima SKPD itu disebabkan, Kadis PU Joni Amdani dan Kadis Tata Kota Pertamanan, Zulfa Indra sudah pensiun pada 2015 silam. Sedangkan Kadis Parbudpora Taufik Ibrahim dan Sekwan Ashari Hasan menjalani hukuman terkait kasus korupsi, dan Kepala BKBP3A, H. Marwan telah meninggal dunia. (bie)
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .









