Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kesal Penundaan Pembangunan Jalan Lintas Kubu, Legislatif dan Eksekutif Warnai Adu Mulut
PELITARIAU,Rohil- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) mengelar rapat evaluasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Rohil dengan agenda membahas Realisasi Program 2016.Selasa (26/07/2016).
Dalam Rapat yang di pimpin oleh Wakil Ketua Syarifuddin dan di hadiri oleh Plt Sekda serta tim TAPD tersebut juga membahas di pendingnya pelaksanaan pengerjaan pembangunan jalan lintas kubu yang saat ini telah rusak parah dan merupaka Prioritas utama.jalan lintas yang rusak tesebut berkisar 40 KM dengan kondisi saat ini jarak tempuh nya mencapai 4 jam.
Mengetahui pembangunan jalan lintas Kubu tersebut di Bintangi, bahkan dalam forum rapat tersebut sempat memanas antara Eksekutif dan Legislatif. Hal tersebut dikarenakan Anggota DPRD dapil Kubu merasa kesal dengan penundaan pembangunan jalan Kubu tersebut. Bahkan keputusan tersebut sepihak tanpa adanya berkoordinas dengan pihak legislatif.
Selama pelaksanaan rapat yang di gelar secara tertutup tersebut,awak media hanya dapat memantau dari luar, setelah rapat selesai Syarifuddin menyebutkan kepada wartawan bahwa ada miskomunikasi antara anggota Dewan dengan Tim TAPD mengenai penundaan pembangunan jalan lintas kubu tersebut.
“Miskomunikasilah penyebabnya sehingga terjadi perbedaan pendapat. Itu masalah jalan lintas Kubu yang belum dilaksanakan pelelangan oleh dinas terkait. Kalau bahasa di APBD nya tu kena bintang”, terangnya.
Syarifuddin menjelaskan,memang tertundanya pelaksanaan pembangunan jalan lintas kubu merupakan dampak dari Rasionalisasi anggaran dimana APBD Rohil mengalami pengurangan anggaran sebesar 812 milyar.
Namun Syarifuddin menyayangkan sikap dinas terkait yang memberikan tanda bintang pada program tersebut tanpa adanya koordinasi pihak DPRD.menurut politisi partai PKB ini, jika memang ada pengurangan anggaran pelaksanaan pembangunan jalan tersebut juga di kurangi bukan di bintangi.
“Kalau memang ada pengurangan APBD kita sebesar 30 persen, mengapa kegiatan itu tidak dikurangi 30 persen, itu baru rasionalisasi. Kalau ditangguhkan itu bukan rasionalisasi namanya berarti itu keputusan sepihak,"ujarnya.***Jr
Ketua DPRD Inhu Rehabilitasi Ruang Guru TK Islam Gerbang Sari di Momen Hari Guru Nasional
PELITARIAU, Inhu – Suasana haru dan penuh sukacita terasa di Taman Kanak kanak.
DPRD Inhu Komitmen Realisasikan Tuntutan 20 Persen Lahan Kemitraan Desa Sungai Lala
PELITARIAU, Inhu – Tuntutan masyarakat Desa Sungai Lala Kecamatan Sungai Lala .
Hak Karyawan Harus Jadi Prioritas di Tengah Penyitaan Kebun Sawit di Inhu Oleh Satgas PKH
PELITARIAU, Inhu – Penyitaan sejumlah areal perkebunan kelapa sawit oleh Satua.
DPRD Inhu Desak Pemkab Bentuk Satgas Inventarisasi Barang Daerah
PELITARIAU, Inhu – Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu)-Riau, didesak se.
Dodi SPBU Serahkan Bantuan Pendidikan Rayyan Arkan Dika di Panggung JMSI Riau Award 2025
PELITARIAU, Kuansing - Momen haru dan penuh kepedulian mewarnai malam puncak per.
Ketua DPRD Inhu Sabtu Pradansyah Sinurat Terima Anugrah Legislator Futuristik Berbasis Kerakyatan
PELITARIAU, Kuansing – Jaringan Media Siber Indon.









