Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
KPK Workshop, Bupati Siak di Daulat Menjadi Ketua Kelas
PELITARIAU, Siak- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyelenggarakan Workshop Tunas dan Sistem Integritas bagi kepala daerah se-Provinsi Riau di Balai Pauh Janggi Gedung Daerah Prov Riau Pekanbaru, pada Selasa (14/06/2016).
Tampak Hadir Gubernur Riau Arsyadjulinadi Rahman, Bupati Siak Syamsuar, Wakil Bupati Siak Alfedri, Ketua DPRD Siak Indra Gunawan, Wakil Ketua I DPRD Siak Sutarno serta kepala daerah dan pimpinan DPRD lainnya se Provinsi Riau.
Tim dari KPK terdiri Rian Utama, Anto Ikayadi dan Handayani sebagai mentor yang memberikan wejangan-wejangan kepada Bupati/Walikota dan pimpinan DPRD seRiau.
Bupati Siak dipilih sebagai ketua kelas pada workshop tersebut.
Salah seorang Tim dari KPK Rian Utama saat dijumpai mengatakan Ini yang ketiga kali kita laksanakan se Indonesia.
Yang pertama di Semarang kemudian Banten dan Riau.
"Riau merupakan salah satu daerah yang kita prioritaskan dalam upaya pencegahan korupsi.
Kegiatan ini sebagai tindaklanjut dari acara Rakor dan Supervisi pencegahan dan penindakan teritegrasi di Provinsi Riau beberapa waktu yang lalu," sebut Rian.
Para peserta terdiri dari 12 pasangan Walikota/Bupati dan wakilnya, selain itu juga diikuti oleh ketua DPRD dan Wakil Ketua DPRD se Riau.
Saat dijumpai usai acara Bupati Siak Syamsuar mengatakan, kegiatan ini sangat bagus sekali artinya nanti bisa kita terapkan di kabupaten Siak.
Setiap pimpinan SKPD harus memiliki integritas tinggi dan apa yang saya peroleh dari workshop ini nanti akan kita buat di Siak, kata Syamsuar.
Sementara saat diwawancarai Anto Ikayadi dari Deputi Bidang Pencegahan Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat KPK Workshop ini diharapkan mampu memberi inspirasi para pucuk pimpinan di daerah tentang nilai-nilai antikorupsi dan integritas.
Kesadaran untuk membangun integritas semakin menguat dengan adanya pola pikir bahwa korupsi terjadi karena lemahnya integritas.
Karenanya, workshop ini menjadi penting untuk meningkatkan integritas, mencegah Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN), serta memastikan semua sistem yang dibangun dapat selaras dan sesuai dengan kebutuhan.
Materi yang diberikan dalam bentuk games atau permainan dan pemecahan kasus-kasus.
Kegiatan ini membentuk Komite, Tunas dan Sistem Integritas bagi Kepala/Wakil Kepala Daerah dan Pimpinan DPRD se Provinsi Riau.***
Komitmen Tanpa Toleransi, Seksi Kamtib Lapas Narkotika Rumbai Kembali Gelar Razia Rutin Blok Hunian
PELITARIAU, Pekanbaru – Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas IIB Rumbai teru.
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.









