Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Soal Abu Sayyaf, Tugas Negara Dinilai Belum Usai
PELITARIAU, Jakarta - Pemerintah akhirnya berhasil membebaskan 10 warga negara Indonesia yang disandera kelompok bersenjata Abu Sayyaf di Filipina. Namun demikian, mereka diminta untuk tidak buru-buru berpuas diri.
"Tugas berat negara masih belum usai, karena masih ada empat WNI yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf," kata Fungsionaris DPP Partai Golkar, Nofel Saleh Hilabi, saat ditemui di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin, 2 Mei 2016 sebagaimana diberitakan viva.co.id.
Meski demikian, Pimpinan Pusat salah satu organisasi pendiri Partai Golkar, Baladhika Karya, itu tetap mengapresiasi kinerja Presiden Jokowi dan jajarannya. Menurutnya, pemerintah kini sudah mulai mengembalikan kepercayaan masyarakat dengan keberhasilan itu.
"Ini bisa jadi bukti negara setiap saat mampu melindungi semua rakyat Indonesia," ujarnya.
Sebelumnya, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, mengatakan bahwa pemerintah akan segera menggelar koordinasi dengan pihak terkait untuk membebaskan empat warga negara Indonesia anak buah kapal (ABK) kapal Henry, yang masih disandera kelompok Abu Sayyaf. Retno mengemukakan, upaya pembebasan empat WNI itu akan segera dibahas dalam pekan-pekan ini.
"Jadi kami akan segera berkoodinasi Sabtu ini, untuk mengupayakan pembebasan yang empat (WNI yang disandera)," ujar Retno di kantor Kementerian Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin, 2 Mei 2016.
Saat ini, lanjut Retno, pemerintah masih bekerja keras untuk membebaskan empat WNI yang masih menjadi tawanan perompak. Menurutnya, pemerintah akan menggunakan semua opsi yang bisa digunakan untuk pembebasan atau penyelamatan para sandera tersebut.
"Seperti yang telah disampaikan, pemerintah tidak akan bayar tebusan kepada penyandera. Lokasi keempat WNI terpantau dari waktu ke waktu," ujarnya.**
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








