Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Di Kec Batang Cenaku Inhu Terbentuk MPA Beranggotakan 200 Orang
PELITARIAU, Rengat– TNI bersama Polri terus berupaya mensosialisasikan bahaya dan dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terhadap masyarakat. Hal ini diharapkan dapat sebagai bentuk antisipasi terjadinya Karhutla hingga dapat dilakukan pengawasan secara bersama-sama.
Danramil 03 Sebrida Kapten Nirzam akhir pekan lalu mengatakan, Bersamaan dengan sosialisasi juga dilakukan pembentukan forum Masyarakat Peduli Api (MPA). “Ada sebanyak 200 orang di Kecamatan Batang Cenaku yang bersedia dan bergabung dalam MPA serta langsung ucap sumpah pada pembentukan forum MPA,” ujarnya.
Menurutnya, sebanyak 200 orang tersebut merupakan pilihan dan perwakilan dari 20 desa yang ada di Kecamatan Batang Cenaku. Sehingga dalam setiap desa mengirimkan sebanyak 10 orang warganya yang dipilih langsung oleh kepala desa masing-masing.
Pengesahan pembentukan forum MPA tersebut ditandai dengan pengucapkan sumpah. Dimana, sumpah ini menjadi bukti komitmen warga dalam menjalankan tugasnya sebagai ujung tombak antisipasi Kahutla. “Ada empat poin sumpah yang diucapkan oleh warga tersebut yang berkaitan langsung dengan antisipasi Karhutla,” ungkapnya.
Forum MPA tersebut memiliki tugas diantaranya, melakukan sosialisasi tentang bahaya kebakaran lahan dan hutan. Kemudian sebagai pihak yang paling awal bertanggungjawab dalam memadamkan api bila menemukan adanya Katrhutla.
“Jadi sebelum api semakin meluas, forum MPA sudah bisa melakukan pemadaman lebih dulu, sebelum tim turun,” sebutnya.
Lebih jauh disampaikannya, sebelum peresmian forum MPA juga sudah dibekali dengan pelatihan. Dimana pelatihan tersebut diberikan tentang dasar-dasar bagaimana cara memadamkan api dan melakukan sosialisasi yang benar kepada masyarakat lain.
Untuk itu katanya, dengan terbentuknya forum MPA di Kecamatan Batang Cenaku hendaknya tidak lagi terdapat Kerhutla didaerah itu. Karena sebelumnya, Kecamatan Batang Cenaku juga masuk dalam wilayah yang rawan terjadinya Karhutla. “Pada prinsipnya, 200 orang warga itu sudah dapat menjalankan tugasnya,” terangnya.**(surya)
Langkah Nyata Lapas Pekanbaru Tingkatkan Layanan Kesehatan Melalui Program Prolanis
PELITARIAU, Pekanbaru – Dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan .
Melalui Edukasi di Sekolah, Polres Kepulauan Meranti Perkuat Benteng Pelajar Dari Ancaman Narkoba
PELITARIAU,Meranti - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Kepulauan Mer.
Personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau Bersama Lalin HK, Berjibaku Selamatkan Korban Kecelakaan di Tol Pekanbaru–Dumai
PELITARIAU, PEKANBARU – Kesigapan personel Satuan Patroli Jalan Raya (Sat PJR).
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.








