Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Tahun Depan Pemko Pekanbaru Akan Mengunakan Sistem SAP Berbasis Akrual
PELITARIAU, PEKANBARU - Sebagai langkah menerapkan sistem laporan keuangan yang lebih akuntabel, transparan dan bisa dipertanggungjawabkan ke publik, Pemerintah Kota Pekanbaru melalui sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mulai mencanangkan penerapan Standar Akutansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual yang mengacu pada Permendagri No 64 Tahun 2013.
Menurut Sekretaris Badan Pengelola Keuangan Aset Daerah Pemko Pekanbaru Dasrizal, diterapkannya SAP berbasis akrual itu sendiri merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah No 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintah yang sebelumnya masih menggunakan basis kas. Peraturan ini juga menjadi pedoman teknis bagi pemerintah provinsi, kabupaten/kota dalam menyusun kebijakan dan sistem akuntansi yang bakal diterapkan secara utuh mulai 1 Januari 2015 mendatang.
"Jadi sebelum ini kita sudah membuat laporan keuangan yang masih mengacu pada SAP basis kas. Namun untuk 2015 nanti kita sudah diarahkan agar menerapkan SAP berbasis akrual," ujarnya, saat mengikuti sosialisasi penerapan Standar Akutansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual di Furaya Pekanbaru, Selasa (23/09/14), Seperti dilansir riauterkini.com.
Dalam sosialisasi yang berlangsung 2 hari (22-23 September) tersebut, ia menjelaskan penerapan SAP berbasis akrual memang sedikit lebih rumit dibandingkan kas basis yang selama ini sudah diterapkan lebih dulu. Ia menilai SAP kas basis sebelumnya cenderung lebih simple.
"Kalau kas basis, segala sesuatunya dicatat saat pembayaran. Sementara dalam akrual pencatatan bisa dilakukan berulang-ulang, baik dalam pengakuan, perjanjian, penerimaan dan pembayaran. Misalnya, sebelum membayar, ketika ada perjanjian seperti rencana penerimaan, itu dijadikan piutang. Kemudian begitu kita sudah menerima penerimaan itu, itu juga bakal dicatat sebagai penerimaan. Begitu pula dari sisi pengeluaran. Jika kita membeli alat tulis kantor, meski belum dibayar tapi itu sudah dicatat sebagai penerimaan alat tulis kantor yang dibeli. Setelah dibayar maka itu dicatat lagi," ungkapnya panjang lebar.
Dari perbedaan itulah, sambungnya, SAP basis akrual ini bisa menggambarkan secara detail pengelolaan keuangan. Mulai dari sisi pencatatan, pembayaran serta pertanggung jawabannya kepada publik sehingga sistem keuangan dapat dikelola lebih transparan dan akuntabel. (PR-cr.Ram)
Editorial : Ramdana Yudha
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









