DOWNLOAD APP PELITARIAU.COM
  

HOT TOPIC

Meninjau Lahan Paska Kebakaran Tahun 2015  lalu

Said Hasyim : Desa Bandul  Jadi  Sentral  Pertanian dan Peternakan

Editor : Minggu,20 Maret 2016 | 08:22:23 WIB
Said Hasyim : Desa Bandul  Jadi  Sentral  Pertanian dan Peternakan Ket Foto : Disela-sela tinjauannya di Desa Bandul Kecamatan Tasik putri puyu

PELITARIAU, Meranti- Saat meninjau lahan perkebunan sagu masyarakat pasca kebakaran tahun 2015 yang lalu, yang berada di Desa Bandul Kecamatan Tasik Putri Puyu Kabupaten Kepulauan Meranti. Wakil Bupati (Wabup) Kepulauan Meranti H Said Hasyim mengatakan kalau tanah tersebut cocok untuk ditanami jagung dan juga kedelai.

 
"Walaupun lahan ini sekitar lebih kurang 1 Ha sudah sebagian di tanam nenas, tapi masih sekitar puluhan Ha lagi yang belum di tanam, dan bisa untuk tanam jagung dan juga kedelai," terang Said, belum lama ini.
 
Terkait hal tersebut, dirinya juga meminta kepada tenaga penyuluh pertanian lapangan (PPL) di bidang pertanian dan peternakan untuk dapat di uji dan di kaji lagi apakah lahan tersebut cocok atau tidak untuk di tanam jagung dan kedelai.
 
"Musim tanam  khususnya jagung dan kedelai sudah bisa dan cocok di tanam tanah ini, tapi kita lihat dulu apakah zat asam tanah ini bagus atau tidak, masalahnya masyarakat nanti menanam hasil jagung dan kedelainya tidak menguntungkan dan memuaskan, nantinya sia–sia saja," ucap Said.
 

Said Hasyim juga mengharapkan mudahan kedepannya Kecamatan Tasik putri puyu ini kita jadikan pilot projek untuk pertanian dan peternakan khususnya di Desa Bandul ini.

 

Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Pertanian Peternakan Dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Kepulauan Meranti Sihana, mengatakan kalau Kecamatan Tasik Putri Puyu sangat berpotensi untuk dikembangkan disektor pertanian tanaman kedelai dan jagung. 

 
Melalui Dana suntikan Pemerintah Pusat melalui Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dan Pemerintah Provinsi Riau melalui Anggaran Pendapatn Belanja Daerah (APBD) Provinsi Riau nantinya, insyaallah akan di usahakan bantuan ini, tetapi masyarakat diminta agar membentuk kelompok tani (Gapoktan) dan harus buat proposal yang nantinya akan diajukan ke pihaknya.
 
"Mudahan-mudahan dengan  bercocok tanam jagung dan kedelai nantinya bisa meningkatkan taraf kehidupan ekonomi masyarakat  di desa ini," ujarnya.
 
Sementara itu Camat Tasik putri puyu  Fahrurrozi mengatakan untuk
meningkatkan swasembada Pangan  baik itu tanaman jagung dan kedelai kita harus punya konsep dalam bidang pertanian tersebut, sehingga masyarakat yang mau menanam jagung dan kedelai nantinya bisa merasa puas dan senang.***

Akses PelitaRiau.Com Via Mobile m.pelitariau.com

TULIS KOMENTAR

BERITA TERKAIT

BERITA LAINNYA

shadow
Copyright © 2014 PelitaRiau.Com All right reserved