Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Produksi Timah Meranti Ditargetkan 200 Ton Perbulan
PELITARIAU, Selatpanjang - Produksi timah di perairan Kabupaten Kepulauan Meranti oleh PT Wahana Perkit Jaya ditargetkan bisa mencapai 200 Ton perbulan. Untuk itu, perusahaan tersebut akan mendatangkan kapal striping berteknologi baru untuk memudahkan kegiatan eksploitasi.
Demikian diungkapkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Kabupaten Kepulauan Meranti, H Herman SE MT, saat dikonfirmasi di Selatpanjang, Selasa (23/9). Dikatakannya, kapal striping teknologi baru itu mampu membersihkan wilayah eksploitasi di permukaan tanah bawah laut.
"Untuk memaksimalkan produksi timahnya, PT Wahana Perkit Jaya akan mendatangkan kapal striping (pembersih) ke wilayah eksploitasi di perairan Kecamatan Rangsang. Dengan penambahan armada baru ini, diperkirakan PT WPJ mampu memproduksi timah hingga 200 ton perbulan," ujarnya.
Menurut Herman, kapal striping diperkirakan akan tiba di lokasi eksploitasi sekitar 10 hari mendatang. Kapal itu akan berfungsi untuk membersihkan area ekploitasi yang akan disedot pasir timahnya, namun terlebih dahulu akan dilakukan penyesuaian terhadap kondisi kapal.
"Penyesuaian ini seperti tahap belajar untuk beradaptasi dengan peralatan yang ada di kapal striping, termasuk para awaknya dan kondisi alam di wilayah eksploitasi. Januari 2015 mendatang saya rasa sudah bisa maksimal," tutur Herman.
Dijelaskannya, saat ini yang menjadi kendala bagi PT WPJ dalam meningkatkan produksi, adalah kondisi struktur permukaan tanah di bawah laut tempat mereka melakukan kegiatan eksploitasi pasir timah.
"Dasar laut di Kabupaten Kepulauan Meranti mengandung tanah liat yang sering merusak pipa dari kapal penghisap untuk menyedot pasir timah," jelasnya.
Oleh karena itu, tambah Herman, PT WPJ membutuhkan teknologi baru untuk meningkatkan produksi, yakni kapal striping. Nantinya kapal ini yang akan menyingkirkan tanah liat, baru kemudian kapal penghisap mulai menyedot pasir timah. (kor. nto)
Editorial: Rio Ahmad
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









