Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1115 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2774 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5333 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2443 Kali
Korban Terus Berjatuhan di Jalan Rusak Jalintim Pematangreba, di Sini Lokasinya
Kondisi Jalintim yang rusak terbiar tepatnya didepan kantor Kementian agama Pematangreba
PELITARIAU, Rengat - Besarnya lobang yang menggangga di badan Jalan lintas timur (Jalintim) kelurahan Pematangreba Kecamatan Rengatbarat Kabupaten Indragiri hulu (Inhu) Riau tidak kunjung di perbaiki. Sudah banyak pengguna jalan jadi korban yang terperosok saat melintasi bahkan sempat di korban di bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.
Seperti yang dialami Ansari (32) BM 1081 BQ terpaksa harus membeli ban mobil baru ketika menjadi korban terperosok mobilnya di badan jalan yang berlobang di Jalintim depan kantor Kementrian agama di Pematangreba. "Memang sepertinya lobang di badan jalan ini dibiarkan saja, tidak ada upaya perbaikan, kalau saya ingat-ingat sudah lebih 2 tahun jalan ini tidak di berbaiki," katanya.
Semantara itu menurut saksi mata Budiman (42) yang tinggal tidak jauh dari lokasi jalan rusak tersebut kerap kali menyaksikan pengguna sepeda motor terperosok di lobang yang menggangga Jalintim bahkan korban sampai jerjungkal dengan mengalami luka-luka. "Kemarin tidak ada tanda kalau jalan ini rusak, sekarang saja baru di pasang tanda jalan sedang rusak," jelasnya.
Untuk memperbaiki jalan tersebut tidak menghabiskan biaya yang begitu besar sebab semustinya pemerintah mengutamakan ketertiban dan keselamatan warga. "Hanya dua lobang yang menggangga di jalan aspal itu, kalau terus dibiarkan maka, akan semakin banyak yang menjadi korban," ujarnya.(zpn).
Seperti yang dialami Ansari (32) BM 1081 BQ terpaksa harus membeli ban mobil baru ketika menjadi korban terperosok mobilnya di badan jalan yang berlobang di Jalintim depan kantor Kementrian agama di Pematangreba. "Memang sepertinya lobang di badan jalan ini dibiarkan saja, tidak ada upaya perbaikan, kalau saya ingat-ingat sudah lebih 2 tahun jalan ini tidak di berbaiki," katanya.
Semantara itu menurut saksi mata Budiman (42) yang tinggal tidak jauh dari lokasi jalan rusak tersebut kerap kali menyaksikan pengguna sepeda motor terperosok di lobang yang menggangga Jalintim bahkan korban sampai jerjungkal dengan mengalami luka-luka. "Kemarin tidak ada tanda kalau jalan ini rusak, sekarang saja baru di pasang tanda jalan sedang rusak," jelasnya.
Untuk memperbaiki jalan tersebut tidak menghabiskan biaya yang begitu besar sebab semustinya pemerintah mengutamakan ketertiban dan keselamatan warga. "Hanya dua lobang yang menggangga di jalan aspal itu, kalau terus dibiarkan maka, akan semakin banyak yang menjadi korban," ujarnya.(zpn).
BERITA LAINNYA +INDEKS
Bupati Meranti Minta DPR RI Tetapkan Kebijakan Afirmatif Dalam RUU Daerah Kepulauan
PELITARIAU,Jakarta- Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar meminta DPR RI.
Awali Pekan Dengan Energi Positif, Lapas Narkotika Rumbai Laksanakan Apel Pagi Senin Rutin
PELITARIAU, Pekanbaru – Mengawali gerak langkah kinerja di pekan yang baru, se.
Wakil Bupati Meranti Desak Roro Meranti-Kepri Segera Beroperasi
PELITARIAU,Batam - Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin, didampingi.
Kalapas Pimpin Apel Pagi Tekankan Disiplin Keamanan dan Deteksi Dini
PELITARIAU Pekanbaru — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru mela.
Polresta Pekanbaru Hadir Dampingi Petani Wujudkan Pertanian yang Produktif
PELITARIAU, Pekanbaru – Wujud kepedulian terhadap sektor pertanian terus ditun.
Ketua PKC PMII Riau Mengutuk keras Terhadap Pengeroyokan Sekretaris PKC PMII Riau, Desak Polisi Usut Tuntas Pelaku
PELITARIAU,Pekanbaru - Ketua PKC PMII Riau, Ghulam Zaky, mengutuk keras aksi pen.








