Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Kepala BNN: Ada Politisi Ikut Diciduk Terkait Penggerebekan Kostrad
PELITARIAU, Jakarta - Kepala BNN Komjen Budi Waseso membenarkan ada orang diduga politisi yang ikut terjaring penggerebekan narkoba di internal Kostrad di perumahan Kostrad, Tanah Kusir, Jakarta Selatan. Menurut Buwas, politisi itu nantinya bisa dilimpahkan ke BNN atau polisi.
"Saya belum tahu (positif narkoba atau tidak), nanti kewenanganya nanti dari tim internal TNI. Jikalau dia memang betul pasti diserahkan ke Polri atau nanti ke BNN," kata Buwas di kompleks Istana Negara, Jl Veteran, Jakpus, Selasa (23/2/2016) sebagaimana diberitakan detik.com.
Buwas menjelaskan, BNN memang ikut dalam penggerebekan itu. Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang memerintahkan langsung penggerebekan itu.
"Kita bukan back up, kita diturutsertakan untuk kita dibutuhkan untuk memeriksa urine untuk memeriksa apa itu dari kita, tapi penanganan secara keseluruhannya dari TNI. Itu dari niat panglima sendiri, programnya panglima sendiri," jelas Buwas.
Dalam penggerebekan yang dilakukan pada Minggu (21/2) diamankan Serda Z, Serka K, Serma E, serta Serma S. Tim Kostrad menyita sabu-sabu sebanyak 8,53 gram, pil ekstasi, satu buah bong, satu pucuk pistol airsoftgun dan 5 isian gas, 2 buah timbangan, uang tunai sebesar Rp 5.284.000, dan dua buah HP.
Pengembangan dari penangkapan empat oknum TBI itu, diamankan lima oknum polisi yang diduga menjadi pembeli sabu yakni Briptu E, Aiptu A, Bripka A, Aipda W, dan Aiptu A. Sedang warga sipil yang diamankan ada enam, dan salah seorang diantaranya diduga politisi diduga berinisial I.
Sementara itu FPPP sudah mendengar kabar soal politisi IH yang juga anggota DPR yang disebut-sebut diciduk Kostrad terkait narkoba. FPPP masih mencari tahu soal kebenaran informasi yang menyebar tersebut.
"FPP sedang mencari informasi yang sesungguhnya terkait IH yang menurut berbagai sumber, anggota kami tertangkap tangan ketika ingin membeli narkoba bersama beberapa personel atau aparat TNI/Polri dan sipil. Kami sekarang sedang mencari tahu keberadaan beliau. Kami akan beri info seutuhnya apabila kami sudah bisa bertemu dengan IH," jelas Ketua FPPP DPR Hasrul Azwar dalam jumpa pers di DPR, Senayan, Jakarta.
"Belum bisa dihubungi saudara IH, HP nya non aktif, di mana keberadaan beliau masih penuh misteri," tambah Hasrul. **
GREAT Insitute: Perubahan Pradigma Pembangunan Indonesia Diakui Dunia
PELITARIAU, JAKARTA — Perubahan paradigma pembangunan Indonesia di era pemerin.
Program JKN Terus Berkembang, BPJS Kesehatan Perkuat Layanan dan Tata Kelola
PELITARIAU, Jakarta - Program JKN menunjukkan perannya sebagai fondasi dalam mem.
Presiden Prabowo Beri Nugraha Sakanti kepada Polda Riau, Kapolda: Penghargaan Ini Milik Seluruh Personel
PELITARIAU, Bogor - Polda Riau menjadi salah satu dari 12 satuan ker.
Ketua JMSI Inhu Hotli Maruli Sirait Dinobatkan sebagai Tokoh Bisnis dan Advokasi Terbaik Daerah
PELITARIAU, Pekanbaru – Dedikasi dan konsistensi Ketua Jaringan Media Siber In.
Menko PMK:Tekankan Peran Keluarga Sebagai Benteng Perlindungan Anak
PELITARIAU, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebuday.
Gubernur Khofifah Terima Pengurus JMSI Jatim di Kantornya
PELITARIAU, Surabaya - Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa menerima pengurus.








