Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Walikota Pekanbaru Menginstruksikan SKPD Terkait Untuk Siaga Asap
PELITARIAU, PEKANBARU - Kabut asap beberapa hari ini kembali menyelimuti Kota Pekanbaru. Bahkan saat ini, Indeks Sistem Pencemaran Udara (ISPU) mencatat kualitas udara Pekanbaru berada dalam kondisi tidak sehat.
Melihat hal tersebut, Wali Kota Pekanbaru Firdaus yang saat ini berada di kota Bandung langsung mengisntruksikan kepada SKPD terkait seperti Dinas Kesahatan, Badan Lingkungan Hidup, Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) serta Dinas Pendidikan untuk dalam kondisi siaga. Selain menyiagakan masker, diinstruksikan juga seluruh puskesmas dalam kondisi siaga agar bisa mengantisipasi penyakit akibat asap.
''Pekanbaru dalam kondisi asap saat ini. Makanya saya sudah instruksikan seluruh SKPD terkait agar segera mengambil langkah pencegahan sesuai dengan tupoksi mereka. kepada masyarakat sendiri, saya imbau untuk mengurangi aktifitas di luar rumah dalam kondisi udara tidak sehat saat ini,'' terang Firdaus di sela kesibukannya menghadiri kegiatan bersama Walikota Bandung, Kamis (18/09/2014) tentang sanitasi di Bandung, Seperti dilansir riauterkini.com.
Dalam instruksinya, Walikota Pekanbaru memberikan tugas kepada masing-masing satker terkait. Diantaranya, Dinkes untuk menyiagakan masker serta puskesmas agar bisa menangani penyakit masyarakata akibat asap.
Infentarisasi penyakit akibat asap dan segera tangani sesuai dengan prosedur kesehatan. BLH dan BPBD Damkar sendiri diminta untuk siaga jika ada kebakaran lahan diwilayah Pekanbaru maupun di perbatasan Pekanbaru dengan kabupaten lainnya. Sementara Dinas Pendidikan diharapkan dapat melihat kondisi udara dan jika kedepannya kondisi udara semakin tidak sehat atau sudah mencapai kualitas udara berbahaya, diharapkan dapat meliburkan aktifitas proses belajar mengajar.
Selain itu, Wali Kota juga mengajak masyarkat untuk tidak melakukan pembakaran, terutama dalam membuka lahan. Karena dengan begitu, kabut asap yang saat ini menyelimuti Pekanbaru berkurang.
''Kita lihat situasi kedepannya. Jika kualitas udara semakin parah tentu kita ambil langkah-langkah yang penting, salah satunya meliburkan sekolah. Saat ini saya imbau masyarakat untuk mengurangi aktifitas diluar. Jika terpaksa, gunakan masker atau alat pembersih udara agar partikel kasar tidak merusak saluran pernafasan kita,'' imbau Wako. (PR-cr.Ram)
Editorial : Ramdana Yudha
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .
Bupati Asmar Lantik 38 Pejabat di Pemkab Kepulauan Meranti, Tekankan Integritas dan Profesionalisme ASN
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar melantik dan .
Bupati Asmar Hadiri HUT Bhayangkara ke-80, Tegaskan Sinergi Polri dan Pemda Kunci Stabilitas Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar menghadiri Up.









