Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1099 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2740 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5293 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2429 Kali
Anggaran Pembangunan 2 RKB Dinilai Tidak Transparan
Pembangunan 2 RKB di sekolah RA Akasyah di kepenghuluan Harapan Makmur Selatan,dinilai tidak transparan
PELITARIAU,ROHIL- Pembangunan 2 RKB (Ruang Kelas Baru) yang direncanakan diperuntukkan untuk RA Akasyah di kepenghuluan Harapan Makmur Selatan, Kecamatan Bagan Sinembah Raya sudah hampir rampung, namun ironisnya pihak kepenghuluan terkesan menutupi besaran anggaran yang digunakan untuk membangun RKB yang seluruhnya bangunannya dikerjakan menggunakan ADD dan DD.
"Ia bangunan ini dibangun dengan menggunakan ADD, "demikian ucapan singkat Penghulu Harapan Makmur Selatan, Muhammad Khairuddin kepada Pelitariau.com, Rabu 6/1 di hadapan 2 awak media lainnya.
Lebih jauh dipertanyakan tentang besaran anggaran yang digunakan untuk bangunan tersebut, penghulu Harapan Makmur Selatan berkilah dan mengaku tidak mengetahui, "nggak tau entah berapa jumlahnya, "ucap Penghulu sambil berlalu begitu saja.
Perihal ketidaktransparanan tersebut di atas juga diungkapkan oleh warga Harapan Makmur Selatan yang sempat protes atas tidak terbukanya pihak kepenghuluan dalam pengelolaan ADD.
"semua pembangunan yang berasal dari ADD itu seperti drainase dan lain sebagainya warga tidak ada yang tahu mengetahui mengenai berapa anggarannya semuanya ditutup-tutupi oleh semua perangkat kepenghuluan, makanya aneh saja uang rakyat yang digunakan untuk pembangunan kok rakyatnya sendiri tidak mengetahui, yang saya tau semuanya harus terbuka dan transparan, "ungkap Kemi kesal.
Sementara itu asisten 1 Setdakab Rokan Hilir, HM. Rusli Syarief ketika dikonfirmasi via selulernya mengaku kesal atas ulah oknum kepala desa tersebut di atas yang tertutup dalam penggunaan anggaran ADD di Kepenghuluan tersebut di atas,
"kalau soal ADD bukan cuma masyarakat yang harus tau Tuhanpun harus tau, semua itu harus transparan dan terbuka seperti layaknya proyek APBD, jadi seharusnya proyek ADD itu harus ada planknya, "papar Pria yang juga menjabat sebagai kordinator ADD di kabupaten Rokan Hilir.***Jr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .
Warga Suku Asli Nerlang Terima KTP-el dan Akta Perkawinan Lewat Layanan Jemput Bola
PELITARIAU,Meranti - Warga suku asli di Dusun II Nerlang, Desa Sungai Tohor Bara.
Polres Kepulauan Meranti Peringati Hari Bhayangkara ke-80 Dengan Upacara Khidmat dan Penuh Makna
PELITARIAU,Meranti - Polres Kepulauan Meranti menggelar Upacara Peringatan Hari .








