Pilihan
Kejari Inhu Rilis Capaian Kinerja 2025, Ungkap Sejumlah Perkara Strategis
Dibaca : 1104 Kali
PT Inecda Bangun Jalan 6 KM, Wujud Komitmen Pada Masyarakat dan Pemda
Dibaca : 2745 Kali
Pansus DPRD Riau Kunjungi Rohul, Bahas Ranperda Penyelenggaraan Perhubungan
Dibaca : 5299 Kali
Sidang Gugatan PMH PT SBP Dihantui Ketidakhadiran Kades dan Turut Tergugat
Dibaca : 2430 Kali
Duh,,,Pada Hari Pencoblosan, 2 Anak Punk Malah Terdampar Di Meranti
Dua wajah anak punk asal Medan yang terdampar di Selatpanjang
PELITARIAU, Selatpanjang- Inilah 2 (Dua) wajah anak punk asal Medan yang terdampar di Selatpanjang Kabupaten Kepulauan Meranti. Terdamparnya Kedua anak punk tersebut dikarenakan kehabisan ongkos hendak berangkat ke Dumai Provinsi Riau.
Dikarena hal tersebut, Kedua anak punk itu terpaksa harus mengamen di dekat Jalan Merdeka maupun Tebing Tinggi Selatpanjang.
Saat ditanyakan, Adi salah satu anak punk, pada Rabu (9/12) malam saat diamankan di Kantor Satpol PP Kepulauan Meranti mengatakan kalau dirinya harus mengurungkan niatnya untuk berangkat ke Dumai dikarena kehabisan ongkos.
"Mau ke Dumai, karena disana ada acara punk. Karena kehabisan ongkos itulah kami harus singgah disini (Meranti, red), dan tak ada niat apapun," terangnya.
Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP, Jenevi Meza melalui Kasi Perundangan Wira mengatakan kalau anak punk tersebut berasal dari Medan. "Sedangkan dia sendiri datang dari Batam Kepulauan Riau ke Selatpanjang dari sore tadi. Dikarenakan ini masih dalam moment Pilkada, makanya kami tumpangi mereka (Anak punk, red) di Kantor Satpol PP," terangnya.
Lanjutnya, "Agar tidak terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan. Dan kita akan upayakan menangani dan mencari solusi untuk memulangkannya," terangnya kembali.***wr
Dikarena hal tersebut, Kedua anak punk itu terpaksa harus mengamen di dekat Jalan Merdeka maupun Tebing Tinggi Selatpanjang.
Saat ditanyakan, Adi salah satu anak punk, pada Rabu (9/12) malam saat diamankan di Kantor Satpol PP Kepulauan Meranti mengatakan kalau dirinya harus mengurungkan niatnya untuk berangkat ke Dumai dikarena kehabisan ongkos.
"Mau ke Dumai, karena disana ada acara punk. Karena kehabisan ongkos itulah kami harus singgah disini (Meranti, red), dan tak ada niat apapun," terangnya.
Kepala Kantor (Kakan) Satpol PP, Jenevi Meza melalui Kasi Perundangan Wira mengatakan kalau anak punk tersebut berasal dari Medan. "Sedangkan dia sendiri datang dari Batam Kepulauan Riau ke Selatpanjang dari sore tadi. Dikarenakan ini masih dalam moment Pilkada, makanya kami tumpangi mereka (Anak punk, red) di Kantor Satpol PP," terangnya.
Lanjutnya, "Agar tidak terjadi suatu hal yang tidak kita inginkan. Dan kita akan upayakan menangani dan mencari solusi untuk memulangkannya," terangnya kembali.***wr
BERITA LAINNYA +INDEKS
Seluruh Fraksi DPRD Meranti Setujui Tiga Ranperda Pemkab Dibahas ke Tahap Lanjut, Sampaikan Beragam Catatan Strategis
PELITARIAU,Meranti - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan M.
Borong Dua Penghargaan, Polres Kepulauan Meranti Ukir Prestasi Pada Syukuran Hari Bhayangkara ke-80 Polda Riau
PELITARIAU,Pekanbaru - Polres Kepulauan Meranti menorehkan prestasi membanggakan.
Polresta Pekanbaru Raih Sejumlah Prestasi di Hari Bhayangkara ke-80, Manajemen Media Terbaik Tingkat Nasional Jadi Sorotan
PELITARIAU, PEKANBARU – Polresta Pekanbaru kembali menorehkan prestasi membang.
Datuk Seri Afrizal Cik Terima Penghargaan Dari Kapolres Kepulauan Meranti
PELITARIAU,Meranti - Ketua Umum Dewan Pimpinan Harian Lembaga Adat Melayu Riau (.
Bupati Asmar Sampaikan Tiga Ranperda, DPRD Meranti Usulkan Empat Regulasi Strategis Untuk Perkuat Tata Kelola Daerah
PELITARIAU,Meranti - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama DPRD Kabupat.
DPRD Kepulauan Meranti Buka Paripurna ke-5 Dan 3 Ranperda Usulan Pemda dan 4 Inisiatif Dewan Disampaikan
PELITARIAU,Meranti - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti menggelar Rapat Paripurna .








